Pernahkah Anda melakukan wawancara kerja? Kalau sudah pernah pasti pernah juga mengalami kondisi dimana pewawancara menanyakan Kelebihan dan Kekurangan Diri kita.
Memang agak bingung sih dengan jawaban pertanyaan ini. Masalahnya kita dihadapkan pada pertanyaan yang mendorong kita untuk menilai diri sendiri. Terkadang kita pintar menilai orang lain tapi kesulitan untuk menemukan Kelebihan dan Kekurangan diri kita.
Jangan khawatir, itu hal yang lumrah dan terjadi pada siapa saja. Masalahnya mengungkap kelebihan diri sendiri bukanlah hal yang gampang, apalagi mengungkapkan kekurangan diri. Rasanya kita harus mengerutkan kening untuk menjawabnya.
Sekarang nggak perlu grogi lagi kalau dihadapkan pada pertanyaan seperti ini. Cobalah beberapa tips berikut ini.
Cobalah untuk berendah hati dan ingat bukan berendah diri
Dalam menjawab pertanyaan ini sebaiknya ungkapkan kelebihan diri tanpa kesan sombong dan berlebihan. Ingatlah selalu berendah hati. Pewawancara akan sangat tertarik dengan kita apabila nada suara yang keluar dari mulut kita tidak menyiratkan kesan “sok” atau berlebihan. Sebaliknya pada saat mengungkapkan kekurangan-kekurangan kita usahakan jangan sampai terkesan menjatuhkan kualitas diri kita sendiri atau berendah diri
Jangan ragu untuk menunjukan Kemampuan Dasar kita
Dalam mengungkapkan kelebihan, kita harus mempertimbangkan kemampuan dasar yang sudah kita miliki kemudian menggabungkannya dengan kemampuan khusus yang dituntut oleh perusahaan yang memanggil kita. Perlu di catat bahwa kemampuan dasar biasanya berkaitan dengan ‘soft skill’ seperti kemampuan menganalisis, kerjasama, komunikasi, memimpin organisasi, dan lain-lain. Jangan ragu untuk mengungkapkan semua kemampuan tersebut. Karena perusahaan akan menghargai kemampuan dasar kita, alasannya hal ini merupakan modal dasar untuk mengembangkan diri.
Jauh sebelum itu, bekali diri kita dengan Kemampuan Khusus
Kemampuan khusus seringkali berkaitan dengan hal-hal yang bersifat teknis yang diperlukan perusahaan, misalnya kemampuan akunting, kemampuan mengelola data, kemampuan bahasa, pemasaran, dll. Dan kemampuan khusus ini biasanya semakin meningkat dengan beberapa pengalaman kerja kita di perusahaan terdahulu. So, buatlah perusahaan berpikir seribu kali untuk menolak kita dengan cara menjual kemampuan dasar dan kemampuan khusus yang sudah kita miliki.
Jujur itu lebih baik
Ini solusi yang dianjurkan untuk mengungkapkan kekurangan kita. Sampaikanlah hal-hal khusus yang berkaitan dengan belum banyaknya pengalaman yang kita dapatkan dalam bidang tertentu. Sampaikan tanpa nada merendahkan diri dan katakan bahwa kita adalah orang yang selalu ingin belajar. Katakan juga bahwa kita merupakan orang yang cepat memahami dalam mempelajari sesuatu. Dan juga katakan bahwa kita bukanlah orang yang pasrah dengan kekurangan.
Pendek kata, kita tidak keberatan mengikuti proses pembelajaran untuk mencapai kemajuan yang diharapkan. Dengan demikian kita telah mengungkapkan kekurangan tanpa menjatuhkan diri sendiri, sekaligus menegaskan bahwa kita memiliki semangat yang tinggi untuk maju.
Pada akhirnya perusahaan akan menilai bahwa kita adalah orang yang punya motivasi untuk terus berkembang.
Inspirasi : http://bundabekerja.blogspot.com/
Gambar : http://www.photobucket.com



Trackbacks and Pingbacks