Tentang Patung Hiu Buaya, Monkasel, dan Tugu Pahlawan di Surabaya
|
Oleh : Casrudi
|
 
Dipublikasikan pertama kali 28 Oct 2009 pada pukul 01:23 WIB
Kategori &rarr Umum Respon &rarr 44 komentar |
Sekedar catatan ketika pergi ke Surabaya di bulan Maret lalu. Catatan ini juga pernah di publis di blog saya yang lama. Teman yang belum baca mungkin ada baiknya saya share kesan pertama berkunjung ke ibukota provinsi Jawa Timur itu. Bismillah.
Berangkat dari statsiun gambir pukul 09.30 WIB dengan menaiki kereta Argo Bromo Anggrek tujuan Gambir – Pasar Turi. Sengaja saya memilih kereta Argo Bromo karena setelah membandingkan dengan jenis kereta lain yang sejurusan, seperti Gumarang dan Sembrani, Argo Bromo jauh lebih unggul.
Dengan rupiah sebesar 260,000 saya mendapatkan fasilitas minuman hangat, makan siang+air mineral, bantal, dan tentunya tumpangan yang alhamdulillah selamat sampai Pasar Turi pukul 20.00 WIB. Perjalanan sejauh 674 km itu terasa sekali melelahkan. Tetapi terbayar sudah saat kaki ini meginjak untuk pertama kalinya kota yang konon terkenal dengan insiden perobekan bendera belanda di hotel oranye oleh arek-arek berani mati.
***
Tujuan utama saya ke kota ini guna mengikuti pelatihan yang di dapuk dari kantor tempat saya bekerja. Berangkat bersama 3 kawan yang lain dan berupaya sebisa mungkin untuk menyelipkan waktu melihat-lihat isi kota Surabaya.

Setelah dua hari diisi dengan pelatihan, hari ketiga baru bisa merasakan panasnya kota yang katanya terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Target pertama sesi jalan-jalan ini mengarah ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Yang saya tahu KBS merupakan salah satu tempat tujuan para wisatawan lokal maupun luar negeri saat berada di Surabaya. Jadi saya tak keberatan dan meng-iyakan ketika kawan yang lain mengajak kesana. Tepat di depan KBS terdapat patung ikan hiu (suro) dan buaya (boyo) yang menjadi simbol bagi kota Surabaya. Dibawah terik matahari saat itu, saya tak melewatkan jepretan kamera dengan latar patung kebanggaan kota yang jumlah penduduk metropolisnya mencapai 3 juta jiwa.
Menurut catatan, Kebun Binatang Surabaya (KBS) adalah salah satu kebun binatang yang populer di Indonesia, terletak di jalan Setail No. 1 Surabaya. KBS merupakan kebun binatang yang pernah terlengkap se-Asia Tenggara, didalamnya terdapat lebih dari 351 spesies satwa yang berbeda yang terdiri lebih dari 2.806 binatang. Termasuk didalamnya satwa langka Indonesia maupun dunia terdiri dari Mamalia, Aves, Reptilia, Pisces.
***
Tidak memikirkan hari yang saat itu panas, perjalanan dilanjutkan ke Monkasel. Mungkin sudah ada yang tahu Monkasel kependekan dari Monumen Kapal Selam–merupakan wujud asli dari eks KRI Pasopati 410, salah satu kapal selam TNI Angkatan Laut (AL) dari Satuan Kapal Selam Armada RI Kawasan Timur (Satselamartim). Menurut cerita Monumen kapal selam ini dibangun mulai tanggal 1 Juli 1995 dan diresmikan pada tanggal 27 Juni 1998 yang kemudian dibuka untuk umum mulai tanggal 15 Juli 1998. Letaknya di tengah Kota Surabaya, tepatnya di kawasan jalan Pemuda nomor 39 Surabaya. Sengaja saya tidak masuk kedalam Monkasel karena dilihat saat itu pengunjung sedang sepi-sepinya. Jadi sedikit malas untuk masuk kedalam kapal yang panjangnya sekitar 76 meter itu. Cukup melihat dari pelataran parkir dan menyempatkan mengambil gambar.
Setelah bertanya-tanya ke bapak penjaga parkir, fasilitas pendukung obyek wisata Monkasel menyuguhkan film layar lebar yang dilengkapi sound system double stereo. Ini untuk mendukung penayangan film berjudul “Monumen Kapal Selam” dan “Lebih Mengenal TNI Angkatan Laut”. Pemutaran film dilakukan setiap hari mulai pukul 09.00 hingga pukul 21.00. Pada hari biasa pukul 12.00 pemutaran film istirahat satu jam. Kepingin juga melihat kedua film itu, tapi rupanya waktu tidak memungkinkan mengingat hari itu masih ada satu tujuan lagi, Tugu Pahlawan.
***
Singkat cerita sesampainya disana hari sudah mulai sore dan rintik hujan dari langit Surabaya turut mambasahi baju saya dan ketiga kawan lain. Terasa sekali nuansa patriotik ketika pertama kali melihat patung kedua proklamator RI, Pak Soekarno dan Pak Hatta sedang membacakan teks proklamasi.
Di sekeliling tugu ditanami bunga bougenvile dan kamboja berwarna merah dan putih. Kemegahan Tugu Pahlawan tampak dengan latar belakang bangunan berbentuk piramida yang dipakai untuk museum.
Dibelakang patung kedua proklamator terdapat Tugu Pahlawan yang berbentuk paku terbalik dengan tinggi kira-kira 40 meter. Dibangun sebagai simbol arek-arek Suroboyo menghadang tentara Sekutu ketika hendak menduduki kembali Kota Surabaya. Sayang kala itu baterei kamera sudah lemah, jadi tidak sempat mengabadikan lebih banyak momen patriotisme yang ada didalam museum. Sayang sekali.
Kota Surabaya, kota yang panas, kota yang diisi penuh sejarah perjuangan bangsa. Saya berharap suatu saat nanti bisa jalan-jalan lagi di kota ini. Belum kenyang rasanya cuma jajan bakso diemperan, karena isi dompet yang sudah tipis. Sesaat sebelum pulang mampir dulu ke pasar atom membeli oleh-oleh untuk keluarga dan sahabat.
***
Pulang ke Jakarta kembali naik kereta Argo Bromo Anggrek. Tepat pukul 20.00 kereta perlahan melaju dengan tujuan Jakarta. Menyisir utara pulau jawa yang memanjang. Tidak nampak apa-apa saat pandangan mata menatap keluar jendela, hanya hitam. Memutuskan tidur sepanjang malam adalah harga yang tepat setelah seharian berpeluh dengan keringat dan debu Surabaya.
Saat terjaga kira-kira pukul 5 pagi, dibangunkan oleh awak kereta yang memaksa menarik selimut untuk dikumpulkan. Sebenarnya saya kecewa karena saat itu pas sedang nikmat-nikmatnya tidur, mana dinginnya terasa sampai ke tulang. Tapi sudahlah, yang lain juga selimutnya ikut ditarik, jadi tidak hanya saya. Akhirnya sampai Gambir tepat pukul 09.00 WIB. Sayapun bersyukur bisa kembali menikmati hiruk pikuk kota Jakarta.
Wassalam…
Tags: armada foto, armada gambar, arti buaya, arti buaya dan hiu surabaya, arti dari patung sura dan buaya, artikel monkasel, artikel patung, artikel patung surabaya, artikel tentang patung surabaya, buaya dan hiu surabaya, buaya memakan kapal laut, buaya terbesar, buaya vs hiu, cas, casrudi, casrudi.com, film sura dan baya, film tugu pahlawan surabaya, flim sura dan buaya, flim surabaya, foto kota sejarah di surabaya, foto patung armada timur, foto patung bersejarah yang ada di museum indonesia, foto patung buaya hiu surabaya, foto patung proklamator, foto patung sura dan buaya, foto patung surabaya, foto patung suroboyo, gambar dan sejarah patung, gambar patung, gambar patung bersejarah di surabaya, gambar patung proklamator, gambar patung sejarah, gambar patung surabaya, gambar patung tugu pahlawan, gambar patung yang ada di surabaya, gambar patung-patung bersejarah, gambar sejarah, gambar tugu pahlawan, gambar-gambar surabaya, gambar-gambar yang ada di jawa, ibu kota jawa timur, Ibukota Jawa Timur, ibukota jawa timus, Ibukota Provinsi Jawa Timur, indonesia, jalan2 di surabaya, jenis jenis patung, karya tulis di museum kapal selam surabaya, karya tulis monumen kapal selam, Kota, Kota Surabaya, lamaran kerja bulan maret 2010 di surabaya, lowong kerja bulan maret, lowonga kerja bulan maret 2010, lowongan kerja 2010 bulan maret di surabaya, lowongan kerja 2010 yang ada di surabaya, lowongan kerja bln maret 2010 di surabaya, lowongan kerja bulan maret 2010 di jawa timur, lowongan kerja bulan maret 2010 di surabaya, lowongan kerja disurabaya maret 2010, lowongan kerja jawa timur terbaru, lowongan kerja surabaya bulan maret 2010, lowongan kerja terbaru, lowongan kerja terbaru 2010 bulan maret, lowongan kerja terbaru di surabaya bulan maret 2010, lowongan kerja terbaru pada bulan maret 2010, lowongan pekerjaan bulan maret di surabaya, lowongan pekerjaan disurabaya bulan maret 2010, makna sura dan baya, Monkasel, monkasel jawa timur, Monumen Kapal Selam, museum kapal selam surabaya, museum tugu pahlawan surabya, nama jalan2 di surabaya, nama patung surabaya, pahlawan surabaya <gambarnya, pasar pagi di tugu pahlawan surabaya, pasar tugu pahlawan surabaya, patung buaya, patung buaya dan hiu di surabaya, patung di surabaya, Patung Hiu Buaya, patung monumen, patung monumen bersejarah di surabaya, patung proklamasi di surabaya, patung sura baya, patung sura dan baya, patung sura dan baya,pengertian, patung surabaya, patung suroboyo, patung suroboyo simbol, patung tugu pahlawan, patung yang ada di surabaya, patung-patung di surabay, patung-patung pahlawan di tugu pahlawan, patung-patung yang ada di surabaya, pengertan tugu pahlawan, pengertian jenis patung, pengertian monkasel, pengertian patung, pengertian patung dan gambar, pengertian patung pahlawan, pengertian patung sura, pengertian patung sura dan baya, pengertian sejarah patung, pengertian tugu pahlawan, sejarah jawa timur, sejarah kapal selam surabaya.com, sejarah kota hiu buaya, sejarah monumen kapal selam, sejarah patung, sejarah patung buaya di surabaya, sejarah patung buaya surabaya, sejarah patung di jawa timur, sejarah patung di surabaya, sejarah patung hiu buaya, sejarah patung sura dan baya, sejarah patung surabaya, sejarah sura buaya, sejarah sura dan baya, sejarah suroboyo, sejarah tugu pahlawan, sejarah tugu pahlawan surabaya, sura dan baya, Surabaya, surabaya hiu dan buaya, surabaya jalan2, surabaya pahlawan, surat buat teman yang lagi di luar kota, tentang patung, tentang patung hiu buaya di surabaya, tugu disurabaya, Tugu Pahlawan, tugu pahlawan dan gambarnya, www. gambar patung .com, www.arti timus.com, www.lowongan kerja bulan maret di surabaya.com, www.melihat film. sura dan buaya, www.musium surabaya.com, www.tugu pahlawan surabaya.com
Tulisan Terkini :
Categories
- Adsense (2)
- Award (7)
- BelajarNulis (19)
- Blog (15)
- Plugin (2)
- Buku (6)
- Kontes Nulis (4)
- kopdar (1)
- Manfaat Blog (2)
- Nasihat Bijak (2)
- Opini (17)
- Paid Review (1)
- Umum (11)
- Utak Atik dan Trik (11)

Pertamakah mas Cas?
Makasih trackbacknya mas, kok ora ngebel aku mas, ops karena naiknya Argo Bromo ya nggak mungkin berhenti di stasiun Weleri mas, tapi rumahku itu barat stasiun Weleri utara rel persis mas.
Oh, sudah Maret tomas, kirain baru aja, saking kesusu pengin komeng aje diriku mas.
Menjenguk Kang Casrudi..salam..enak memamg kang naik kereta,aku dah rasain tp skrg g dpt makan kang…
Kang Cas ternyata tiyang jatim tho,,dasir kira Sunda…
Surabaya emang panas, kang.
Surabaya memang panas banget Kang. Sayang bulan Maret kita belum saling mengenal ya (walau sekarang juga belum ketemu) he he. Salut mengangkat kota Surabaya, sementara saya belum pernah mengangkat kota yang panas tapi saya betah he he. Hatur nuhun Kang disupport teras.. Salam
Wah kota surabaya kan kota pahlawan.
Rek. Ayo rek. mplaku2 neng tunjungan. rek ayo rek??,!-?
Kang Cas ,asik ya bisa jalan2 sambil tugas, tulisan ini bisa juga jadi guide utk mengunjungi tempat2 penting di Surabaya, kota Pahlawan.
Terima kasih utk sharingnya Kang.
salam.
Hmm…
panas banget yah mas di surabaya ^0^
saya juga orang surabaya cuman kurang betah disana
panas banget…
menyengat mataharinya
selamat hari sumpah pemuda semoga tambah keren nih blog
mas link nya sudah terpasang…
saya juga suka ke sura baya apa lagi lontong balapnya mak nyussss
Doh, saya nggak kuat bener sama panasnya kota Surabaya. Kringete dleweran di dalam baju jadinya.
Maap, Kang Cas nggak ngerti kali artinya DLEWERAN, hihihi…Meski sudah pernah di tulis di blog lama, saya baru baca sekarang kok.
Pelatihannya jauh juga ya, dan memang, kalo lagi ada acara ke luar kota, ngapain lagi kalo nggak menyempatkan diri buat jalan-jalan dan memoto pemandangan yang ada. Kan punya blog…
Salam Takzim
Mengisi komentar dari postingan Surabaya jadi inget tanggal 10 Nopember mas. Yang banyak orang menyebutnya sebagai kota pahlawan.
Selamat ya mas, ke surabaya (SBY) PP dengan selamat
Salam Takzim Batavusqu
Salam Takzim
Mengunjungi malam agar tetap terlindung dari nyamuk dalam botol TM, yang keluar sewaktu-waktu mencari ruang kosong.
Salam Takzim Batavusqu
seru juga perjalanannya…
pengen juga jalan2 kayak gitu, apalagi dibayarin ama kantor tempat kerja…
makin seru jika sama anak istri, sedulur dengan sppd 10 hari kang
waks, senengnya bisa jalan2 ke kota2 di indonesia. tapi katanya emang panas. lha klo panas istri saya paling sebel je. hehehe
btw, selamat bro dapat tali asih dari pakde cholik
selamat ya kang dapat tali asih
SERU, IKUT ASIK KANG.
SKALIAN MAU NGUCAPIN SALAM SUMPAH PEMUDA
PISS…
ga ada lagi sumpah tua
SURABAYA PANAS?
PANASAN MANA KANG DGN JKT?
Sukses terus kang!
Panasan jakarta, surabaya baru 28° di jakarta sudah 29°C, gerah, boleh buka baju ga yak
KAPAN atuh aya TUGAS JALAN2 K CIAMIS?
Insya Allah kalau sudah selesai laporan surabaya
KANG CAS, manawi aya kabarna kumaha kang saka teh? BAIK2 SAJA?
aman selama ada kang alam, pertamax masih laku
jadi semakin kuat keinginan dila ke daerah timur jawa sana, kang. insya Allah (moga jadii
) dila mau kesana next week… dan akan ada disana selama seminggu. doakan selamat ya kang….
perjalanan yang melelahkan,tapi demi tugas asyik aja ya kang..meski kotanyapanas tapi tempat rekreasinya mengasyikan ya…
banyak neu gelist kang
Assalamu’alaikum
manawi teu kaabotan di ulem di bumi
http://blogger.bangunnegeri.com/
hoyong pisan kontribusina *ngarep*
btw … maaf’s baru bekunjung, lagie beres2 rumah nih *sok sibuk*
Silamat hari sumpah pemuda Om. Sukses dah meski harus panas2an
Surabaya memang kota yang panas mas, selamat hari pemuda buat yang merasa aja..hehehe
MAsih terkesan juga ya Mas, meskipun sudah lama ke Surabaya nya.
Kapan ya ke Surabaya lagi. Jadi kangen.
Kang ngeSet komeng Reply teu bisa2 padahal dasbornya sarua .. kunaonnya? binun uy
Kang yang penting mah kuluyurannana nya, pelatihannana mah …. penting pisan. Tong seuri ah , da teu pieurieun.
Salam.
wah mas, kok ga bilang2 ke surabaya,
kan bisa mampir ke rumah saya, minum teh, hahha
salam
tapi bener, satu kata buat surabya, panasnya ga ketulungan
nie dia postingan yg lebih segeer…jalan2…plus pics, jadi lebih hidup…^^ keknya surabaya hawanya panas yaak ?
hehehehe, saya juga kangen ke monkasel.dulu jamannya misua kuliah di ITS, masih sering menyempatkan diri ke Monkasel maupun ke Bonbinnya…kini, paling banter main ke Malang kalau ada liburan Cas Rudi. BTW nama mas sama seperti nama misua ku….
yanti
dari 4 photo di atas, 3 photo rasanya sangat terang ya ..
kebayang panasnya .. sepertinya tidak beda dengan di jakarta ya mas ..
belum ada kesempatan tuk jalan2 ke sana ..
Cara Membuat Website
lain kota lain makanan khasnya… di surabaya buaya makan ikan hiu.. di jakarta buaya makan cicak… salam sukses…
sedj
Wah sayang nggak mampir ke Malang Mas…
wah aku pengen bgt dech maen kesurabaya apa lg foto dmonkasel wah kayanya seru abis dech wisata kemarin aku juga kemonkasel tapi sayang batri dhp q hbs jd yaaaaaaaaaaaaaa.cma kenangan dihay j.btw bgs jg sehh foto2 datas