<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cas On The Blog &#187; pancasila</title>
	<atom:link href="http://casrudi.com/tag/pancasila/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://casrudi.com</link>
	<description>Karna hidup selalu harus di syukuri...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jul 2010 02:12:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Amanat Dan Khianat Dalam Buku Kholifah Bumi</title>
		<link>http://casrudi.com/amanat-dan-khianat-dalam-buku-kholifah-bumi/</link>
		<comments>http://casrudi.com/amanat-dan-khianat-dalam-buku-kholifah-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 12:17:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>casrudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[alam amanat dari allah]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta amanat allah]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta merupakan amanat allah]]></category>
		<category><![CDATA[Alhamdulillahirobbilalamin]]></category>
		<category><![CDATA[Amanat]]></category>
		<category><![CDATA[aura sufi]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Kholifah Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[buku yang berkaitan dengan amanat]]></category>
		<category><![CDATA[cafe]]></category>
		<category><![CDATA[cas]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[Khianat]]></category>
		<category><![CDATA[Kholifah Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[rembug]]></category>
		<category><![CDATA[trik untuk menjalankan amanat]]></category>
		<category><![CDATA[Urun Rembug]]></category>
		<category><![CDATA[www.aurasufi.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://casrudi.com/?p=3310</guid>
		<description><![CDATA[Buku Kholifah Bumi karangan Muhammad Luthfi Ghozali ini memuat dua bab utama yaitu Amanat dan Khianat. Dua bab yang isinya saling berhubungan tetapi berorientasi akhir yang berbeda. Dijelaskan bahwa yang disebut amanat adalah bila menjalankan perjanjian yang telah disepakati dan khianat bila melanggar isi perjanjian. Konsekwensi dari semua itu bagi yang amanat akan diberi imbalan surga dan bagi yang khianat maka nerakalah yang jadi ganjarannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://casrudi.com/wp-content/uploads/2009/12/Buku-Khalifah-Bumi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3351" title="Buku Khalifah Bumi" src="http://casrudi.com/wp-content/uploads/2009/12/Buku-Khalifah-Bumi.jpg" alt="" width="173" height="130" /></a></p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;"><a title="Syukur Alhamdulillahirobbilalamin" href="http://casrudi.com/syukur-alhamdulillahirobbilalamin" target="_blank">Alhamdulillahirobbilalamin</a>, pada akhirnya buku &#8220;<strong>Kholifah Bumi</strong>&#8221; spesial dari sahabat di Bandung sampai dalam genggaman. Terima kasih saya yang sebesar-besarnya untuk <a title="Sahabat Di Bandung" href="http://kangboed.com" target="_blank">Kang Boed</a> dan jika boleh jujur sebetulnya buku ini sudah lama tiba ke alamat, hanya saja saya baru pulang ke rumah dan baru kemarin sore membuka-buka dan membacanya.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Sepintas jika melihat sampul dan ketebalannya, buku Kholifah Bumi tidak akan cukup dibaca barang semalam atau dua malam, mengingat tebalnya halaman mencapai 400 halaman lebih. Kalaupun dibaca dengan gaya fast read ala seorang blogger <img src='http://casrudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , pasti hanya kulit-kulitnya saja yang didapat dari buku ini. <span id="more-3310"></span></p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Karena menurut pribadi buku ini termasuk buku spiritual yang perlu dipahami secara spiritual pula, perlahan diresapi dan kalau bisa ditelaah kemudian disingkronkan dengan kehidupan nyata.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Buku Kholifah Bumi karangan Muhammad Luthfi Ghozali ini memuat dua bab utama yaitu <strong>Amanat</strong> dan <strong>Khianat</strong>. Dua bab yang isinya saling berhubungan tetapi berorientasi akhir yang berbeda. Dijelaskan bahwa yang disebut amanat adalah bila menjalankan perjanjian yang telah disepakati dan khianat bila melanggar isi perjanjian. Konsekwensi dari semua itu bagi yang amanat akan diberi imbalan surga dan bagi yang khianat maka nerakalah yang jadi ganjarannya.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Dengan baru sedikit membaca saja saya sudah mencium aura sufi yang kental didalamnya. Penulis seakan mengajak pembacanya berjalan-jalan ditaman spiritualitas dan memapah pembacanya untuk bermujahaddah.</p>
<p style="text-align: center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">PS : Buku ini sebagai tali asih dari urun rembug  <a title="Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia?" href="http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia" target="_blank">Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia?</a> bersama 6 kawan yang lain.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Tak luput saya ucapkan terima kasih untuk sahabat2 yang lain yang juga tentunya turut serta dalam urun rembug ini. Secuil tentang isi buku ini semoga membawa hikmah yang berarti buat sahabat, kita manusia yang pada hakikatnya terlahir dengan potensi sebagai Kholifah Bumi atau Khalifah Fi Al Ardh. Kita yang mempunyai potensi sebagai standar yang baik &#8220;trendsetter&#8221; dalam hal positif oleh manusia yang lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://casrudi.com/amanat-dan-khianat-dalam-buku-kholifah-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger Award Community</title>
		<link>http://casrudi.com/blogger-award-community/</link>
		<comments>http://casrudi.com/blogger-award-community/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 15:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>casrudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Award]]></category>
		<category><![CDATA[Alhamdulillahirobbilalamin]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger Award Community]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[cas]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[kopi obeng]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[teh obeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://casrudi.com/?p=2896</guid>
		<description><![CDATA[Pemberian dari Blog Muria atau yang jika berkomentar biasa meninggalkan jejak dengan nama Cah Ndeso. Juga saya dapatkan dari blognya Mas Tomi Purba. Terima kasih ya Mas Cah Ndeso sama Mas Tomi. Maap sekali awardnya baru saya posting mengingat dalam seminggu ini banyak sekali pekerjaan lapangan yang harus saya selesaikan (curhatdotinfo). Belum lagi menghadiri dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2899" class="wp-caption alignleft" style="width: 259px"><img class="size-full wp-image-2899 " title="Blogger Award Comunity" src="http://casrudi.com/wp-content/uploads/2009/11/Blogger-Award-Comunity.jpg" alt="Blogger Award Comunity " width="249" height="320" /><p class="wp-caption-text">Blogger Award Comunity </p></div>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Pemberian dari <a href="http://blogmuria.co.cc/informasi-terkini/award-november/" target="_blank">Blog Muria</a> atau yang jika berkomentar biasa meninggalkan jejak dengan nama <span style="text-decoration: underline;">Cah Ndeso.</span> Juga saya dapatkan dari blognya Mas <a href="http://tomipurba.net/award-kedua-untuk-blog/" target="_blank">Tomi Purba</a>. Terima kasih ya Mas Cah Ndeso sama Mas Tomi. Maap sekali awardnya baru saya posting mengingat dalam seminggu ini banyak sekali pekerjaan lapangan yang harus saya selesaikan (curhatdotinfo).</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Belum lagi menghadiri dan membantu pembukaan <a href="http://leysbook.com/remeh-temeh-blog-baru-saya.html" target="_blank">LEYSBOOK</a> miliknya Kang Yayat Arkasala, waduh lumayan campur aduk minggu ini. Tapi <a title="Syukur Alhamdulillahirobbilalamin" href="http://casrudi.com/syukur-alhamdulillahirobbilalamin" target="_blank">alhamdulillah</a> bawaan hati tetep seneng.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Apalagi dapat kabar dari orang dirumah kalau <a title="Amanat Dan Khianat Dalam Buku Kholifah Bumi" href="http://casrudi.com/amanat-dan-khianat-dalam-buku-kholifah-bumi" target="_blank">buku Kholifah Bumi</a> kiriman paket kilat dari Kang Boed di Bandung sudah sampai.<span id="more-2896"></span></p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Beberapa kali saya hubungi orang rumah supaya cover bukunya di foto seperti ketika dapat kiriman <a title="Teruntuk PakDe Cholik di Surabaya" href="http://casrudi.com/teruntuk-pakde-cholik-di-surabaya" target="_blank">tali asih dari Pak De Cholik di Surabaya</a>, eh sampai postingan ini di publish tetap gambar ga dikirim2. Ya sudah walau tak ada gambar kirimannya, dalam kesempatan ini saya ucapkan terima kasih buat Kang Boed yang baik, buku yang dikirimkan insha Alloh bermanfaat, mungkin sekarang sedang dibaca oleh Ibu dirumah. I Love You Full pokoknya Kang.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Balik ke <a href="http://casrudi.com/blogger-award-community" target="_self">Blogger Award Community</a>, jika dilihat dari design nya, saya suka sekali. Didalam gambar tertera dengan jelas bahwa award itu dibuat oleh Mas Acrom, seorang blogger yang belum saya kenal. Mudah2an setelah ini jadi kenal dan bisa bersahabat baik. Terima kasih Mas Acrom.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Tidak ada aturan yang mengikat, mungkin hanya diteruskan ke beberapa sahabat untuk tujuan silaturahim dan saling me-link satu sama lain, yang pada akhirnya terbentuk satu komunitas blogger. (mungkin dan mudah2an begitu).</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_2911" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-2911  " title="Teh Obeng dan Kopi Obeng" src="http://casrudi.com/wp-content/uploads/2009/11/Teh-Obeng.jpg" alt="Teh Obeng dan Kopi Obeng" width="544" height="305" /><p class="wp-caption-text">Teh Obeng dan Kopi Obeng</p></div>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Untuk itu saya haturkan award virtual ini kebeberapa sahabat, sekalian kita minum bareng &#8220;Teh Obeng dan Kopi Obeng&#8221;.</p>
<ol>
<li><a href="http://www.kangboed.com/maaf-buat-pemenang-pancasila-mengembalikan-jati-diri-bangsa.html" target="_blank">Kang Boed</a>, <a href="http://arkasala.com/tulisan-ngawur.html" target="_blank">Kang Yayat</a>, <a href="http://abdaz.wordpress.com/2009/11/19/mabrurkah-haji-kita/" target="_blank">Kang Abdaz</a>.<a href="http://wandisukoharjo.com/pasal-yang-pas-buat-koruptor-indonesia.html" target="_blank"></a></li>
<li><a href="http://bundadontworry.wordpress.com/2009/11/20/10-cara-menikmati-akhir-minggu-dengan-hemat/" target="_blank">Bunda Dont Worry</a>, <a href="http://ilikesunflower.wordpress.com/2009/11/20/gunung-es-itu-akhirnya-cair/" target="_blank">Mbaq Sunflo</a>, <a href="http://dhila13.wordpress.com/2009/11/19/malang-bag-7-bromo-tengger-semeru/" target="_blank">Nenk DiLa</a>.<a href="http://syelviapoe3.wordpress.com/2009/11/15/memorable-of-album-kenangan-sekolah/" target="_blank"></a></li>
<li><a href="http://dedekusn.wordpress.com/2009/11/20/jalan-lambat-sebabkan-serangan-jantung/" target="_blank">Kang Dedekusn</a>, <a href="http://serbasejarah.wordpress.com/2009/10/20/rumah-baru/" target="_blank">Kang Kopral Cepot</a>, <a href="http://sangsaka.com" target="_blank">Kang Saka</a>, <a href="http://embun777.wordpress.com/2009/11/20/tolong-tolong-lantern/" target="_blank">Kang Embun</a>, <a href="http://zipoer7.wordpress.com/2009/11/16/aktivitas-ontelku/" target="_blank">Mas Zipoer</a>.</li>
<li><a href="http://bayuratri.com/2009/11/cara-meningkatkan-trafik-blog/" target="_blank">Mas Bayu</a>, <a href="http://riez1929.wordpress.com/2009/11/17/sedih/" target="_blank">Kang Hariez</a>, <a href="http://dadangsupriadi.wordpress.com/2009/11/18/cukuplah-allah/" target="_blank">Mas Dadang Supriadi</a>, <a href="http://vyanrh.wordpress.com/2009/11/19/i-was-surprised/" target="_blank">Kang Vyan</a>.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Cukuplah 4 meja dan para sesepuh paling atas mejanya meja paling gede <img src='http://casrudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Dan asal tahu saja, setelah bertanya-tanya sama pelayan ternyata Teh Obeng dan Kopi Obeng itu tak lain Es Teh Manis biasa dan Kopi Obeng adalah kopi diberi es. Cheeersss&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://casrudi.com/blogger-award-community/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mailing List &#124; Menuju Indonesia Cerdas Mandiri Kreatif Bersama Word Smart Center</title>
		<link>http://casrudi.com/mailing-list-menuju-indonesia-cerdas-mandiri-kreatif-bersama-word-smart-center/</link>
		<comments>http://casrudi.com/mailing-list-menuju-indonesia-cerdas-mandiri-kreatif-bersama-word-smart-center/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 10:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>casrudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[cas]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi]]></category>
		<category><![CDATA[cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[contoh mailing list yang ada di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[hatur nuhun pidua ti sadayana]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif sosial a word]]></category>
		<category><![CDATA[mailing list]]></category>
		<category><![CDATA[mailing list groups perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[menuju indonesia cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[milis]]></category>
		<category><![CDATA[milis pembaca buku]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[perkumpulan]]></category>
		<category><![CDATA[rembug]]></category>
		<category><![CDATA[smartcenter]]></category>
		<category><![CDATA[Word Smart Center]]></category>
		<category><![CDATA[wordsmartcenter]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo groups]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://casrudi.com/?p=2564</guid>
		<description><![CDATA[Meski secara wawasan saya masih &#8220;hijau&#8221; dan tak punya pengetahuan yang mumpuni untuk hal kenegaraan, pada posting yang lalu saya menyempatkan untuk urung rembug mengenai pancasila sebagai jati diri bangsa yang akhir-akhir ini nilai spiritualisme mulai memudar, hanya sebatas angan-angan, dan mulut belaka. Sebagai langkah awal untuk bisa memulihkan kembali jati diri bangsa yang sejatinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><img class="alignright size-full wp-image-2591" title="Menuju Indonesia Cerdas Mandiri Kreatif Bersama Word Smart Center" src="http://casrudi.com/wp-content/uploads/2009/10/Menuju-Indonesia-Cerdas-Mandiri-Kreatif-Bersama-Word-Smart-Center1.jpg" alt="Menuju Indonesia Cerdas Mandiri Kreatif Bersama Word Smart Center" width="262" height="232" /></p>
<p>Meski secara wawasan saya masih &#8220;hijau&#8221; dan tak punya pengetahuan yang mumpuni untuk hal kenegaraan, pada posting yang lalu saya menyempatkan untuk urung rembug mengenai <a href="http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia" target="_blank">pancasila sebagai jati diri bangsa</a> yang akhir-akhir ini nilai spiritualisme mulai memudar, hanya sebatas angan-angan, dan mulut belaka.</p>
<p>Sebagai langkah awal untuk bisa memulihkan kembali jati diri bangsa yang sejatinya adalah berprinsip yang berlandaskan, bermartabat, disegani warganya juga dunia, maka ada baiknya kita perbaharui diri sendiri terlebih dahulu, baru bangsa kemudian. (<a href="http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia/comment-page-1#comment-2505" target="_blank">Urun rembug sumbangsih dari Mbaq Zee</a>).</p>
<p>Tentunya memperbaharui diri sendiri itu bukan hal yang gampang, perlu komitmen yang kuat yang memang datang dari keinginan pribadi, bukan karena dipaksa si Anu atau si Ini. Salah satu kuncinya dengan banyak belajar, minimal membaca. Beruntung yang <span id="more-2564"></span>memiliki keterampilan untuk mengakses internet, apalagi pemilik situs/blog atau setidaknya memiliki account di social network, maka peluang untuk membaca apa saja terbuka lebar. Informasi mengalir dengan derasnya. Pendek kata, asal mau sedikit usaha mencari di mesin pencari maka informasi yang dicari dalam sepersekian detik akan bermunculan. Namun ada juga yang menyerap  informasi2 penting dari media lain,  salah satu contohnya memanfaatkan keberadaan milis [<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Milis" target="_blank">Mailing List</a>].</p>
<p>Menoleh ke sudut kanan atas artikel ini ada gambar bertuliskan besar <strong>Menuju Indonesia Cerdas, Mandiri, Kreatif, bersama Word Smart Center</strong>. Itu merupakan salah satu  milis yang Insha Alloh jika kita bergabung didalamnya akan menjadi salah satu lahan yang bisa kita tempati untuk belajar. Setiap hari akan didapatkan informasi2 melalui email dan bisa juga turut berpartisipasi didalamnya. Lumayan kan? nambah wawasan terlebih bisa membentuk sebuah ikatan antar sesama.</p>
<p>Milis ini terbuka bagi siapa saja yang ingin menjalin persaudaraan, menebar kebaikan, saling berbagi informasi, ilmu, dan pengalaman, atau ingin mengembangkan kecerdasan berbahasa, baik itu siswa, mahasiswa, guru, dosen, buruh, ibu rumah tangga, enterpreneur, penulis, pengarang, jurnalis, peneliti, penerjemah, trainer, blogger, aktivis milis, editor, designer, lay outer, penerbit, percetakan, distributor, agent, toko buku, taman baca, perpustakaan, kritikus, maupun para pembaca buku.</p>
<p>Mari kita ketahui tentang visi, misi, motto, strategi apa yang akan dijalankan <strong>Word Smart Center </strong>ini supaya kedepannya Indonesia benar2 menjadi bangsa yang cerdas, mandiri, juga kreatif.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">VISI ANAK BANGSA TAHUN 2018</span><br />
Menuju Indonesia Mulia, Cerdas, Mandiri dan Kreatif Melalui Gerakan Literasi dan Dunia Perbukuan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">MISI</span></p>
<p style="text-align: left;">- Sebagai komunitas dan jejaring sosial untuk saling berbagi dan menata diri;<br />
- Sebagai lembaga pelatihan menulis untuk melahirkan jaringan penulis, pengarang, jurnalis, penerjemah, dan peneliti;<br />
- Sebagai penerbit, distributor, dan toko buku untuk melahirkan karya-karya bermutu;<br />
- Sebagai taman baca dan perpustakaan untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan gerakan literasi.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">MOTTO</span><br />
Connecting Book Lover.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">STRATEGI 4 GERBANG INDONESIA</span>
</p>
<p style="text-align: left;">1. GERBANG BAJA (Gerakan Pengembangan Bangun Jiwa-Raga). Ini adalah strategi untuk mengimplementasikan VISI INDONESIA MULIA dan misi pertama untuk menjawab persoalan MORALITAS bangsa.</p>
<p style="text-align: left;">2. GERBANG BATU (Gerakan Pengembangan Baca-Tulis). Ini adalah strategi untuk mengimplementasikan VISI INDONESIA CERDAS dan misi kedua untuk menjawab PERSOALAN KEBODOHAN bangsa.</p>
<p style="text-align: left;">3. GERBANG TEBU (Gerakan Pengembangan Terbitkan Buku). Ini adalah strategi untuk mengimplementasikan VISI INDONESIA MANDIRI dan misi ketiga untuk menjawab PERSOALAN KEMISKINAN bangsa.</p>
<p style="text-align: left;">4. GERBANG ATAP (Gerakan Pengembangan Aktifkan Taman Baca dan Perpustakaan). Ini adalah strategi untuk mengimplementasikan VISI INDONESIA KREATIF dan misi keempat untuk menjawab KETERBELAKANGAN bangsa.</p>
<p style="text-align: left;"><span style="color: #ff00ff; font-weight: bold;">Udo Yamin Majdi</span><br style="color: #0080ff;" /><span style="color: #0080ff;">Penulis buku &#8220;Quranic Quotient: Menggali &amp; Melejitkan Potensi Melalui Al-Quran&#8221;</span><br style="color: #0080ff;" /><br style="color: #0080ff;" /><span style="color: #0080ff;">Founder &amp; Moderator</span><br style="color: #0080ff;" /><span style="color: #0080ff;">milis wordsmartcenter@ yahoogroups. com dan www.wordsmartcenter .com</span><br style="color: #0080ff;" /><br style="color: #0080ff;" /><span style="color: #0080ff;">HP: +20108158391</span><br style="color: #0080ff;" /><span style="color: #0080ff;">YM: ibnu_majdi/wordsmar tcenter</span><br style="color: #0080ff;" /><span style="color: #0080ff;">FB: udoyaminmajdi</span><br style="color: #0080ff;" /><span style="color: #0080ff;">Blog: http://udoyamin. multiply. com/</span></p>
<p>========================================================</p>
<p>PS : Dari sekian banyak milis yang saya ikuti, hanya <span style="text-decoration: underline;">Word Smart Center</span> ini yang saya kirsa (pikir dan rasa) mempunyai arah yang jelas. Untuk bergabung bisa menuju ke halaman <a href="http://groups.yahoo.com/group/wordsmartcenter/" target="_blank">ini</a> dan Insha Alloh tanpa basa-basi akan di approve oleh moderator.</p>
<p>Semoga bermanfaat&#8230; <img src='http://casrudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://casrudi.com/mailing-list-menuju-indonesia-cerdas-mandiri-kreatif-bersama-word-smart-center/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia?</title>
		<link>http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 18:50:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>casrudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[cas]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[garuda pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[garuda sebagai jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[google kesimpulan arti pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[gotong royong sebagai jati diri bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kebenaran dalam diri pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan indonesia pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kembali kepada jati diri bangsa pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kembali pada jati diri pancasila 1945]]></category>
		<category><![CDATA[kesimpulan]]></category>
		<category><![CDATA[kesimpulan dari pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[lima dasar]]></category>
		<category><![CDATA[makalah jati diri bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[makalah jati diri pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[makalah nilai pancasila kehidupan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[makalah pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[makalah pancasila sebagai jati diri bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[makalah pancasila sebagai nilai kebenaran]]></category>
		<category><![CDATA[makalah pancasila sebagai pandangan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[makalah pancasila sebagai pandangan hidup bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[makalah pancasila sila persatuan indonesia jika]]></category>
		<category><![CDATA[makalah tentang pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[maksud pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[maksud pancasila sebagai jati diri bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[maksud pancasila sebagai pandangan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[maksud pancasila sebagai pribadi bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pancasila bagi agama]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pancasila dan bagian agama di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pancasila sebagai sumber nilai moral]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat pancasila sila ke-2]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat-manfaat pancasila bagi diri pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa panca sila sesuai dengan jati diri indo]]></category>
		<category><![CDATA[panacasila dalam nilai kebenaran]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila dan bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila dan jatidiri bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila di mata pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila jati diri bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila merupakan apakah bagi bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri bangsa dan negara indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jatidiri bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jatidiri bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai kepribadian bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai nilai kebenaran]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai pandangan hidup indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai pribadi bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[prinsip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://casrudi.com/?p=2508</guid>
		<description><![CDATA[Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia&#8230; Jika pribadi perhatikan maka untuk sebagian kalangan merupakan sebuah kesimpulan, tapi sebagiannya lagi malah masih dalam tanda tanya. Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia sudah merupakan kesimpulan jika dan hanya jika orang tersebut memahami betul arti sebuah PRINSIP. Prinsip merupakan pokok pangkal, landasan, sumber pertimbangan berkait dengan sebuah tindakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-2549" title="Garuda Pancasila" src="http://casrudi.com/wp-content/uploads/2009/10/Garuda-Pancasila2.jpg" alt="Garuda Pancasila" width="232" height="122" /></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia</strong>&#8230; Jika pribadi perhatikan maka untuk sebagian kalangan merupakan sebuah kesimpulan, tapi sebagiannya lagi malah masih dalam tanda tanya.</p>
<p style="text-align: left;">Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia sudah merupakan kesimpulan jika dan hanya jika orang tersebut memahami betul arti sebuah <span style="text-decoration: underline;">PRINSIP</span>. Prinsip merupakan pokok pangkal, landasan, sumber pertimbangan berkait dengan sebuah tindakan yang akan diambil.</p>
<p style="text-align: left;">Sebuah prinsip akan bersemayam dalam diri seseorang dan menjadi pola pikirnya. Perilakunya yang terlihat secara kasat mata adalah pengejewantahan dari sebuah  gagasan yang mengandung <span style="text-decoration: underline;">nilai kebenaran</span>. Karena pada dasarnya sebuah prinsip memiliki nilai kebenaran. Adapun prinsip yang pada akhirnya membinasakan orang bersangkutan, maka itu bukanlah prinsip tapi &#8220;kesimpulan pribadi yang menyesatkan&#8221;.<span id="more-2508"></span></p>
<p>Dan supaya terhindar dari kesimpulan pribadi yang menyesatkan maka sebuah prinsip setidaknya mengacu pada SATU LANDASAN. Banyak landasan hanya akan membuat seseorang linglung alias plin-plan.</p>
<p>Landasan untuk pemeluk agama Islam adalah Alquran dan Alhadits. Sebuah landasan yang menjamin kehidupan Rahmatan Lil-&#8217;Alamin.</p>
<p>Landasan untuk bernegara? Tepat pada tanggal 1 Juni 1945 Bung Karno almarhum mantan presiden RI pertama mengatakan kalau sila-sila dalam PANCASILA itulah <span style="text-decoration: underline;">prinsip-prinsip kehidupan bangsa Indonesia</span>. THE FIVE PRINCIPLES  dalam bahasa inggrisnya. Dengan demikian maka sila-sila dalam Pancasila  memberikan corak pada pola fikir dan pola tindak bangsa Indonesia dalam menghadapi segala permasalahannya.</p>
<p>Ketika ada <a href="http://www.kangboed.com/mengembalikan-jati-diri-bangsa-2.html" target="_blank">sahabatku</a> resah dalam menyikapi membiasnya jati diri dan kepribadian sebagai bangsa maka resah pula jiwaku&#8230; <a href="http://www.kangboed.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa.html" target="_blank"><span style="color: #000000;"><span style="color: #0000ff;">Negara Indonesia adalah Negeri Timur yang sarat dan penuh dengan nilai <strong>nilai budaya ketimurannya</strong>.. <strong>Negara SPIRITUALISME</strong> dan tradisi dan <strong>adat istiadat berbudi pekerti luhur penuh sopan santun dengan semangat kebersamaan dan gotong royong..</strong></span> tetapi akhir akhir ini nilai spiritualisme hanya sebatas angan angan dan mulut belaka… sehingga miris sungguh miris sekali kita mulai menjadi manusia individualistis yang siap untuk bertarung sikut sana sikut sini hanya demi pencapaian tujuan.. <span style="color: #0000ff;"><strong>Krisis Moral</strong> </span>yang terjadi saat ini..  <span style="color: #0000ff;"><strong>Krisis Multi Dimensi</strong>..<strong> Bencana Alam dan Musibah berkepanjangan</strong>.. </span></span></a></p>
<p>Maka tak ada salahnya ketika sesekali diri ini melepaskan egoisme, kembali pada prinsip yang berlandasan. Sifat alami manusia adalah pembangkang, percaya diri berlebih, keakuan yang tinggi, namun kiranya untuk menyelamatkan bangsa dari keterpurukan mari lucutkan segala atribut buruk yang membelenggu. <a href="http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia" target="_self">Jadikan sila-sila dalam Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia</a>. Galang suara kalau Indonesia negara yang berdaulat. Negara yang warganya punya toleransi tinggi. Saking tingginya belakangan baru tersadar ada banyak <a href="http://casrudi.com/malaysia-akan-menjadi-salah-satu-propinsi-nkri" target="_blank">aset negeri</a> yang diincar tetangga. Pastikan hal itu tak akan terjadi lagi jika kita satu padan dalam berprinsip dan berpedoman pada lima dasar.</p>
<p>Kini saatnya kita merasakan kalau kita adalah bagian dari kelompok orkestra, kita sebagai pemain berpegang pada partitur yang tersedia, dan kita memainkan instrumen dengan taat, tepat dan benar, maka insha Alloh suasana seimbang tepat, jadi nikmat, indah juga damai. (Amin)</p>
<p>==============================================================</p>
<p>Referensi :<br />
- http://lppkb.wordpress.com/pancasila-prinsip-dan-nilai/<br />
- http://syamsuri149.wordpress.com/2008/05/03/rahmatan-lil-%E2%80%98alamin-tujuan-risalah-nabi-saw-bagian1/</p>
<p>Kredit Gambar : Garuda Pancasila @ flickr.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>68</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>17 Agustus &#124; Momen 11 Tahun Silam</title>
		<link>http://casrudi.com/17-agustus-momen-11-tahun-silam/</link>
		<comments>http://casrudi.com/17-agustus-momen-11-tahun-silam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 19:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>casrudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[17 agustus]]></category>
		<category><![CDATA[17 Agustus 1945]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[cas]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi.com]]></category>
		<category><![CDATA[doel sumbang indungna guru ngaji]]></category>
		<category><![CDATA[doel sumbang kabogoh kuring]]></category>
		<category><![CDATA[doel sumbang kabogoh kuring nu kamari calon sarjana ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Bangsa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[ibu dimataku]]></category>
		<category><![CDATA[indungna guru ngaji ngan bapa na nyandu pisan judi]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[Jati diri Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[lagu yang liriknya "indungna guru ngaji"]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu doel sumbang kabogoh kuring nu kamari calon sarjana ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu indungna guru ngaji ngan bapana]]></category>
		<category><![CDATA[Momen]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[paskibra]]></category>
		<category><![CDATA[setangkai mawar]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://casrudi.com/?p=1057</guid>
		<description><![CDATA[64 tahun adalah rentan waktu yang cukup untuk menunjukan jati diri bangsa. Apa daya, seperti yang kita tahu didalam perjalanannya selama 64 tahun bangsa ini belum benar-benar terbebas dari penjajahan.

Kedepan, semoga sang saka akan benar-benar berkibar di bumi pertiwi ini, selamanya seperti penggalan lagu karya cipta Ibu Sud. Tak goyang jiwaku, menahan rintangan, Tak gentar rakyatmu berkorban, Sang merah putih yang perwira, Berkibarkah Slama-lamanya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Percaya atau tidak, saat ini saya sedang tersenyum geli mengingat-ingat <a href="http://casrudi.com/17-agustus-momen-11-tahun-silam" target="_self">momen 11 tahun silam</a>. Ya, saya ingat betul waktu malam 17 Agustus di tahun 1998. Betapa imutnya saya, merasakan debar jantung layaknya debur ombak tatkala menunggu detik-detik pengibaran <a title="Indonesia | Setangkai Mawar Untukmu" href="http://casrudi.com/indonesia-setangkai-mawar-untukmu" target="_blank">bendera merah putih</a>, keesokan harinya tentunya. Kenapa sedemikian bedebar?&#8230; Sejenak saya ingin berkenang-kenang dan turut memeriahkan hari kemerdekaan bangsa Indonesia &#8211; bangsa dimana saya pernah terlahir.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Dalam ingatan yang masih cukup untuk merekam kisah sebelas tahun silam, saya diajak salah satu teman untuk bergabung menjadi anggota pasukan pengibar bendera &#8211; paskibra. Bukan main, pasukan ini disiapkan untuk upacara 17 Agustus yang dilaksanakan di alun-alun kecamatan. <span id="more-1057"></span>Yang memimpinnya adalah Pak Camat langsung. Tentunya ajakan itu cukup membanggakan, mengingat kalau jadi masuk tim maka saya akan menjadi salah satu pusat perhatian dikala upacara berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Sekedar info, kecamatan di kampung saya terdiri dari beberapa desa. Pada saat perayaan 17 Agustus misalnya, semua perwakilan desa mulai dari anak-anak SD beserta guru-gurunya, aparatur desa mulai kepala desa sampai penjaga balai desa (patok bale &#8211; tokle), dan masyarakat umum di desa-desa tumpah ruah di alun-alun kecamatan. Semuanya datang dari penjuru kecamatan, utara, selatan, timur, dan tak terkecuali dari barat. Yang hebat, mereka datang dengan kreasinya masing-masing. Ada desa yang menampilkan orkes dangdut di atas mobil bak terbuka. Ada juga yang melakukan iring-iringan kesenian daerah seperti buroh.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Kesenian buroh itu sendiri merupakan iring-iringan boneka raksasa yang dikendalikan dari dalam oleh dua orang manusia. Dari luar nampak perwujudan binatang seperti macan, gajah, banteng, monyet, yang bisa bergerak dinamis seperti meloncat dan berjoget mengikuti irama lagu. Sungguh kreasi seni nan alami, yang saya rasa cukup menghibur masyarakat pedesaan yang memang terasa sekali haus akan hiburan.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Balik lagi ke masalah saya diajak bergabung untuk menjadi anggota paskibra. Dalam hati saya, yang benar saja, saya kan pendek, kalaupun diukur tingginya ga akan sampai 160 cm. Yang saya tahu kala itu seorang paskibra harus memiliki postur yang tingginya diatas rata-rata. Namun pada akhirnya saya bisa bergabung dengan sedikit meninggalkan sesal. Setelah diseleksi saya tidak masuk kedalam tim 8 incaran saya. (Hehe&#8230; tim 8 itu tinggi-tinggi, biasanya mendampingi langsung pengibar benderanya yang cantik itu <img src='http://casrudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' />  ). Saya hanya kebagian tim 45 yang posisinya pun hampir dibelakang karena yang paling belakang adalah yang paling pendek.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Ya sudahlah nasib diri menjadi manusia berpostur rata-rata cenderung dibawah, akhirnya saya didaulat untuk mengemban tugas, masuk dalam pasukan pengibar bendera.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Kurang lebih tiga minggu semenjak itu saya dan teman-teman digembleng ilmu gerak tubuh rada kaku. Luar biasa, yang mendidik kala itu didatangkan langsung dari satuan polisi resort kabupaten. Roman-romannya penuh disiplin dan tak pernah pandang bulu. Siang seharian dan sore hari terus digenjot dengan gerakan-gerakan, yang sumpah saat itu saya sudah mulai enek. Pengen rasanya bolos latihan. Waktu tiga minggu saya habiskan untuk menyiapkan acara satu hari, hari 17 Agustus.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Tiba saatnya untuk unjuk penampilan dihadapan ribuan pasang mata. Pagi itu saya langsung memposisikan diri di barisan ketiga dari belakang. Muncul kekhawatiran kalau-kalau saya atau teman yang lain lupa akan gerakan yang sudah di instruksikan. Terus terang waktu tiga minggu bukanlah waktu yang cukup untuk mempersiapkan hal seserius seperti itu. Persiapannyapun terkesan mendadak. Usut punya usut ternyata pasukan pengibar bendera biasanya dilakukan oleh anak-anak SMA. Karena ada alasan tertentu maka pada tahun itu paskibra diserahkan pada sekelompok anak ingusan, anak SMP yang saya sendiri ada didalamnya.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Ditengah-tengah acara saya selalu mencuri-curi pandang. Saya berusaha mencari posisi dimana ibu saya berada. Saya ingin melihatnya berbangga hati. Ingin melihat antusias ibu saya kalau anaknya ada dibarisan sekelompok berseragam putih lengkap dengan atribut dan benderanya. Hem, sayang saya cuma bisa melirik-lirikan bola mata, karena nengok sedikit tentunya akan mengurangi kredibilitas seorang paskibra dan pasukan lainnya. Apa mau dikata, sampai bendera telah berkibar dan acara selesai saya tidak bisa menangkap <a title="Sosok Ibu Dimataku" href="http://casrudi.com/sosok-ibu-dimataku" target="_blank">sosok ibu</a> saya berada. Dalam hati, ditengah kerumunan banyak orang semoga ibu masih bisa melihat dari jauh.</p>
<p><img class="size-full wp-image-1089 alignleft" title="HUT RI ke-64" src="http://casrudi.com/wp-content/uploads/2009/08/HUT-RI-ke-64.png" alt="HUT RI ke-64" width="146" height="161" /></p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Dan hari ini, sebelas tahun telah berlalu. Hari ini bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaannya. Dari lubuk hati yang paling dalam saya berdoa, merenung, berusaha sekuat tenaga untuk menjiwai apa arti dibalik kemerdekaan ini.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">64 tahun adalah rentan waktu yang cukup untuk menunjukan <a title="Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia?" href="http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia" target="_blank">jati diri bangsa</a>. Apa daya, seperti yang kita tahu didalam perjalanannya selama 64 tahun bangsa ini belum benar-benar terbebas dari penjajahan.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Kedepan, semoga sang saka akan benar-benar berkibar di bumi pertiwi ini, selamanya seperti penggalan lagu karya cipta Ibu Sud. Tak goyang jiwaku, menahan rintangan, Tak gentar rakyatmu berkorban, Sang merah putih yang perwira, Berkibarkah Slama-lamanya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://casrudi.com/17-agustus-momen-11-tahun-silam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>93</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Karakter Dan Kebiasaan</title>
		<link>http://casrudi.com/membangun-karakter-dan-kebiasaan/</link>
		<comments>http://casrudi.com/membangun-karakter-dan-kebiasaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 16:14:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>casrudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[8 habits steven r covey]]></category>
		<category><![CDATA[bagaimana membentuk karakter]]></category>
		<category><![CDATA[bahan khotbah karakter]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[cas]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi]]></category>
		<category><![CDATA[casrudi.com]]></category>
		<category><![CDATA[Hemat pangkal kaya]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[karakter dalam seven habit steven covey]]></category>
		<category><![CDATA[karakter dan kebiasaan]]></category>
		<category><![CDATA[kebiasaan]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah jumat]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah tentang karakter]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah jumat motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[kotbah karakter]]></category>
		<category><![CDATA[materi khotba]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Khotbah jumat]]></category>
		<category><![CDATA[materi khutbah jumat 2009]]></category>
		<category><![CDATA[materi kotbah jumat]]></category>
		<category><![CDATA[membangun karakter]]></category>
		<category><![CDATA[membangun kebiasaan baik]]></category>
		<category><![CDATA[membentuk karakter diri]]></category>
		<category><![CDATA[membentuk karakter diri untuk meraih kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila sebagai jati diri bangsa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pdf membangun karakter pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[rajin pangkal pandai]]></category>
		<category><![CDATA[Seven Habits of Highly Effective People]]></category>
		<category><![CDATA[sifat seorang pemenang tidak menyombongkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Steven Covey]]></category>
		<category><![CDATA[Sudut Pandang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://casrudi.com/?p=992</guid>
		<description><![CDATA[sudut pandang yang baik akan melahirkan kebiasaan baik dan kebiasaan baik yang terus dipertahankan akan membuahkan karakter yang baik. Pak Khotib bilang, jadi orang baik itu engga susah, kuncinya cuma biasakanlah berbuat baik]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Dalam rentan seminggu ini saya banyak mendengar hal-hal yang mengarah pada <a title="Membangun Karakter dan Kebiasaan" href="membangun-karakter-dan-kebiasaan" target="_self">pembentukan karakter</a>. Ini baik bagi saya yang memang masih membutuhkan prinsip yang ideal untuk berkehidupan dan bersosial <img src='http://casrudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> . Salah satunya ketika mendengarkan khotbah jumat di mesjid. Biasanya khotib (pemberi khotbah) menyampaikan materi yang tak jauh dari surga dan neraka atau sodakoh dan amaliah lainnya, kali ini materinya lebih kepada hal duniawi tapi masih berdasar pada Alquran. Khotib menyampaikan apa itu <strong>karakter dan kebiasaan</strong>, sesuatu hal yang sering kita lupakan, bukan?</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Pada awal khotbahnya khotib mereferensikan isi buku dari <strong>Steven Covey</strong> yang berjudul <em>Seven Habits of Highly Effective People</em>. Isi bukunya bisa disimak <a href="http://educorner.mitra.net.id/artikel-umum/060399-01.htm" target="blank">disini</a>, saya hanya bisa menyampaikan apa yang saya tangkap dari sang khotib.<span id="more-992"></span></p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Masih ingatkan slogan yang selama ini sering kita dengar? <strong>Hemat pangkal kaya</strong> atau <strong>rajin pangkal pandai</strong>. Jika dihubungkan dengan isi bukunya <em>Covey</em>, maka sifat hemat terlahir dari kebiasaan seseorang. <strong>Kebiasaan yang terus dipertahankan akan membentuk sebuah karakter</strong>. Karakter inilah yang jarang dimiliki oleh seseorang, termasuk saya pribadi. Kadang waktu bersikap hemat (biasanya kalau uang tabungan menipis), lain waktu lagi bersifat boros. Padahal jika karakter hemat sudah melekat, dalam kondisi apapun keuangan maka tak akan ada tawar menawar untuk bersikap hemat atau boros.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Sementara untuk rajin pangkal pandai, saya sendiri mengakui kalau di dunia ini tidak ada manusia pandai atau manusia bodoh (ada band doang <img src='http://casrudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ). Semua berpulang pada tingkat kerajinan seseorang untuk meraih predikat &#8220;pandai&#8221;. Bukannya menyombongkan diri, sewaktu SMA dulu saya langganan menerima predikat Juara Umum sekolah. Tak ragu lagi teman atau guru di sekolah memberi saya predikat anak pandai. Lantas muncul pertanyaan, benarkah saya pandai? Setelah ditelusuri ternyata predikat pandai itu diperoleh setelah melewati fase dan terbiasa rajin.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Bandingkan pada saat saya SMP, jangankan untuk meraih Juara umum, masuk sepuluh besar saja bisa dihitung dengan jari. Itu karena kebiasaan saya yang sering bolos sekolah dan meninggalkan jam pelajaran sesuka hati (bodoh sekali dirimu cas).</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Kebiasaan rajin inilah yang perlu dibangun. Andaikan tidak rajin maka siap-siap saja predikat &#8220;biasa&#8221;  atau bahkan &#8220;bodoh&#8221; akan disematkan.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Sudut Pandang - Jangan pernah sepelekan kalimat sederhana ini. Saya pernah terkaget-kaget mendengar jawaban seorang mantan murid les saya. Dihadapannya saya bercerita panjang lebar tentang kesuksesan Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) yang meraih beberapa medali emas di China. Selesai bercerita saya iseng bertanya, &#8220;Bangga enggak seandainya salah satu peserta TOFI yang meraih emas itu adalah kalian?&#8230; Lantas apa jawaban darinya?&#8230; &#8220;Biasa aja kak !&#8221;&#8230; Waduuh, inilah sudut pandang yang keliru. Anak itu tak pernah memandang bahwa sesuatu yang berprestasi itu adalah sebuah kebanggaan. Karena kekeliruannya itu Ia tak pernah bersemangat untuk belajar.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Mungkin karakter dan sudut pandang inilah yang menjadikan bangsa ini terus terpuruk. Sesuatu yang dianggap berharga tak pernah dinilai dengan semestinya.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Sebenarnya tidak perlu sampai ke tingkat bangsa, alangkah baiknya jika kita membangun kebiasaan dan karakter untuk diri sendiri dulu. Bagaimana kita menata diri supaya tidak terjerumus pada sudut pandang yang salah dan justru memiliki <a title="Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia?" href="http://casrudi.com/pancasila-sebagai-jati-diri-bangsa-indonesia" target="_blank">jati diri</a> yang kokoh.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Tentu banyak referensinya, baik itu dari buku atau internet sekalipun. Yang bisa saya sampaikan hanya sekedar pengingat, dunia ini keras, penuh dengan intrik menjatuhkan, semua orang ingin meraih kesuksesan namun caranya tak luput dari siapa mengorbankan siapa. Hanya kepadaNya lah kita berserah.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Terakhir, sudut pandang yang baik akan melahirkan kebiasaan baik dan kebiasaan baik yang terus dipertahankan akan membuahkan karakter yang baik. Pak Khotib bilang, jadi orang baik itu engga susah, kuncinya cuma biasakanlah berbuat baik&#8230; <img src='http://casrudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://casrudi.com/membangun-karakter-dan-kebiasaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>115</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
