<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cas On The Blog &#187; kata kangen</title>
	<atom:link href="http://casrudi.com/tag/kata-kangen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://casrudi.com</link>
	<description>Karna hidup selalu harus di syukuri...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Aug 2010 05:20:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Sosok Ibu Dimataku</title>
		<link>http://casrudi.com/sosok-ibu-dimataku/</link>
		<comments>http://casrudi.com/sosok-ibu-dimataku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 13:47:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>casrudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[aima ibu]]></category>
		<category><![CDATA[allahummaghfirli wali]]></category>
		<category><![CDATA[anakmu kangen ibu]]></category>
		<category><![CDATA[arti seorang ibu]]></category>
		<category><![CDATA[arti sosok ibu dimata anaknya]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[cache:jdfbwsjnngqj:casrudi.com/bihun-cinta-ala-kadarnya/ masak bihun tahu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa dan puisi untuk almarhumah ibu]]></category>
		<category><![CDATA[doa untuk almarhumah ibu]]></category>
		<category><![CDATA[hid]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu adalah]]></category>
		<category><![CDATA[ibu dimataku]]></category>
		<category><![CDATA[ibu lagunya saka]]></category>
		<category><![CDATA[kalimat terindah teruntuk ibunda]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih Sayang Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kata kangen]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata kangen]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata kangen ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata kangen untuk seorang ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kata kata untuk hari ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kata-kata kangen sama ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kata2 kangen]]></category>
		<category><![CDATA[puisi terima kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[puisi untuk almarhum dan almarhumah]]></category>
		<category><![CDATA[Selamat Hari Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[seorang ibu di mata ku]]></category>
		<category><![CDATA[Sesosok Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[site:casrudi.com]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[sosok ibu adalah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok Ibu Dimataku]]></category>
		<category><![CDATA[sosok seorang ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://casrudi.com/?p=3003</guid>
		<description><![CDATA[Ibu adalah bumi untuk surga kehidupan. Menancapkan sari pati kehidupan dengan bahasanya sendiri. Usap lembut tangannya tak akan pernah lekang dan menghilang. Saat bertemu titik nadir kehidupan maka bahasa Ibu lah yang akan berbicara. Naluri seorang Ibu akan senantiasa mendorong anaknya bangkit dari lembah terbawah bumi ini. Ibu adalah kekuatan maha dahsyat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Mungkin di dunia ini tak ada yang pernah memahami hati dan perasaan seorang Ibu itu seperti apa, kecuali dia seorang perempuan yang pernah melahirkan. Dalam kesempatan kali ini ijinkan saya untuk berurai kata tentang sosok seorang Ibu.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Di mata saya sosok ibu adalah seseorang yang paling pandai menyembunyikan kegelisahan, keresahan, kepenatan, dan perasaan negatif lainnya dihadapan putra dan putrinya. Karena mungkin naluri seorang Ibu yang begitu adanya, memancarkan rona cinta yang bersemayam kala senang ataupun sedih. Sampai terkadang kesabaran seorang Ibu melampaui garis batas ketika menutupi segala kepahitan dengan menelannya bulat-bulat.<span id="more-3003"></span></p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Ibu adalah permadani mata air cinta yang menyemburkan kesejukan meski dalam kemarau sekalipun. Kasih sayang Ibu membentang luas melebihi angkasa raya. Ibu bersinar bak matahari dunia, meresap kehangatan sampai ke pori yang terdalam. Ibu adalah segalanya, merawat dan membesarkan tanpa pamrih sepeserpun.Tak pula meminta air susu yang dulu pernah diberikan untuk kembali lagi, selalu <a href="http://nakjadimande.com/2009/11/06/ibu-di-bumi-kau-di-langit-nak" target="_blank">Ibu di bumi, dan Kau di langit, Nak !</a>.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Ibu adalah bumi untuk surga kehidupan. Menancapkan sari pati kehidupan dengan bahasanya sendiri. Usap lembut tangannya tak akan pernah lekang dan menghilang. Saat bertemu titik nadir kehidupan maka bahasa Ibu lah yang akan berbicara. Naluri seorang Ibu akan senantiasa mendorong anaknya bangkit dari lembah terbawah bumi ini. Ibu adalah kekuatan maha dahsyat.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Sejatinya saya tak cukup faham untuk memahami hati dan perasaan seorang perempuan, sekalipun perempun itu bernama ibuku yang telah melahirkan 26 tahun silam. Ibu terlalu mulia, hampir tak pernah melihat kesedihan terpancar walaupun gamang sedang menerpanya. Ibu adalah terindah, tersenyum sekalipun keadaan memaksanya untuk lara.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Tatkala malam menjelang saya suka memimpikan Ibu membawa secangkir <a href="http://guskar.com/2009/11/29/mereka-yang-minum-teh-bersama-ibu2/" target="_blank">teh hangat</a> untukku. Tergopoh-gopoh dibuatnya hanya untuk menyenangkan anaknya. Tapi tak apalah, banyak kisah yang menerangkan kehebatan dan kesabaran seorang Ibu. Mencarikan anaknya uang untuk biaya sekolah sampai mengais rejeki dipinggir jalan raya umum untuk anaknya bisa meminum segelas susu. Ibu terlalu perkasa sekalipun renta. Energinya masih kalah jauh dengan anak-anaknya, tapi itulah Ibu, senantiasa membumi, menyusui, merangkul segenap cinta tanpa Ia sadari bahwa Ia telah rapuh dan lelah.</p>
<p style="text-align: justify; font: 10pt/15pt verdana, Georgia, serif; color: #000000;">Dan untukmu Ibu yang kini sedang jauh dimata, selamat Hari Ibu pada saatnya nanti (<em>walaupun sebenarnya engkau tak pernah tahu apa itu Hari Ibu</em>),  Doa seorang anak untuk kedua orang tuanya selalu aku panjatkan.[spoiler]</p>
<blockquote>
<p style="font: 14pt/20pt Garamond, Georgia, serif; color: #006000;"><em>Allahummaghfirli dzunubi wali walidayya warhamhuma kama robbayani shoghiro, amin</em></p>
</blockquote>
<p>[/spoiler]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://casrudi.com/sosok-ibu-dimataku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced) (user agent is rejected)

Served from: casrudi.com @ 2010-09-06 17:02:59 -->