Quantcast
Thursday, March 11, 2010

Site Search

Mimpiku di Kota Batam

Postingan ini terinspirasi dari rajinnya Kang Yayat dalam mengotak-atik google maps. Kali ini sayapun tak  mau ketinggalan sama si akang yang pituin dari Sindangkasih - Ciamis itu, maklum google maps masih barang baru buat saya. Setelah mengotak-atik sebentar, tak berpikir lama kemudian saya mengeksekusi pencarian untuk Kota Batam.

Ada apa dengan kota Batam?… Sekedar cerita saja, sekarang ini saya sedang bekerja di perusahaan yang khusus menangani pembangunan sebuah PLTU di kota Batam. Lebih tepatnya PLTU Tanjung Kasam, berdaya 2 x 55 MW berlokasi di Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam.

Hampir setahun sudah bekerja untuk memenuhi kebutuhan listrik kota Batam, namun ironisnya saya belum tahu letak persis kota Batam berada.

Sebelum ke hasil pencarian di google maps, sebaiknya melihat dulu ada apa gerangan di kota Batam. Sumber foto dan keterangan dibawah saya ambil dari http://www.flickr.com. Jujur saya takjub dengan perkembangan Kota Batam yang sedemikian pesat.

Kawasan Nagoya dan Jodoh - Batam

KAWASAN Nagoya dan Jodoh merupakan pusat bisnis Kota Batam. Di sinilah tempat berbelanja yang cukup komplet. Wisawatan mancanegara maupun domestik sering berbelanja di kawasan ini.

Hypermart di pusat bisnis Nagoya Hill - Batam

Hypermart di pusat bisnis Nagoya Hill, Nagoya, Batam. Pusat perbelanjaan di Batam sudah over capacity alias terlalu banyak. Dalam radius kurang dari 100 meter pasti terdapat satu pusat perbelanjaan modern. Belum lagi supermarket dan minimarket yang bertebaran di berbagai lokasi.

Yang mengherankan jumlah penduduk Batam cuma 965 ribu orang. Mungkin semua ini ditujukan untuk menggaet wisatawan asing maupun domestik dengan menjadikan Batam sebagai pusat wisata belanja.

Batam Center

WILAYAH pantai Batam Centre. Gedung seperti kotak itu adalah Mega Mall Batam Centre. Mall ini dihubungkan dengan Pelabuhan Ferry International Batam Centre. Orang dari Singapura yang turun dari ferry bisa langsung masuk mal melalui jembatan penghubung.

Uniknya orang Singapura datang khusus untuk belanja di mal ini kemudian langsung balik ke negaranya hari itu juga, terutama pada hari Minggu dan hari libur lainnya. Karena belanja di Batam bisa sepuluh kali lebih murah dibanding di Singapura. (Wew… Dasar pengennya yg murah2)

Jembatan Barelang - Batam

JEMBATAN Barelang yang menghubungkan Pulau Batam dan Rempang. Selain jembatan ini, masih ada lima jembatan lainnya yang menghubungkan Batam, Rempang, dan Galang di Kota Batam. Itulah sebabnya jembatan ini dinamakan Jembatan Barelang. Jembatan ini juga menjadi landmark Kota Batam.

Balik ke leptop, menurut hemat saya kota Batam masih tertinggal jauh dari tetangga pulaunya, yaitu Malaysia dan Singapura. Jangan deh dibandingin sama kedua negara itu, jauh… jauh tertinggal. Padahal kalau melihat potensi kota batam sebagai daerah transit ideal bagi para turis/kapal yang mondar-mandir melalui perairan pulau batam.

Lihat peta dibawah ini dan simpulkan nyalira. Garis merah bertanda panah adalah jalur kapal barang lintas benua. Rata-rata kapal dari Afrika atau Arab Saudi yang akan mengirim barang ke Asia, khususnya China atau Jepang, menfavoritkan jalur ini sebagai jalan paling mudah dan paling dekat untuk dilalui.

Google Maps Pulau Batam

Istimewanya, tempat transit yang mereka anggap paling nyaman adalah kawasan pulau batam. Itulah sebabnya di Batam banyak berdiri pusat-pusat perbelanjaan, kawasan wisata dsb. Dengar-dengar juga barang elektronik disana harganya cukup murah, silahkan simpulkan sendiri kenapa bisa begitu. :)

Saya hanya bermimpi, kebetulan disana ada prospek untuk berkehidupan, ingin rasanya suatu saat nanti menjadi bagian dari penduduk kota Batam. Skenarionya sekarang saya bekerja disana membangun PLTU, setelah selesai pembangunannya mungkin masuk ke jajaran karyawan operasional. Dengan begitu saya berkesempatan bertempat tinggal disana. Ga yang elit-elit, menghuni rumah di kawasan Coastarina juga sudah cukup senang…. :)

Coastarian - Batam

Tulisan Coastarina dari beton di kawasan hunian elit di Batam yang sedang dikembangkan. Nama beton ini memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia I (MURI) sebagai yang terbesar dan terbesar se-Indonesia.

Mimpiku di kota Batam, Namun mimpi cuman mimpi… Kami, manusia hanya berencana…

Bagikan artikel ini :
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Bookmarks
  • LinkedIn
  • MySpace
  • PDF
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Add to favorites
  • Live
  • RSS
  • Scoopeo

Tulisan Terkini :


Comments
Leave a Comment

Threaded commenting powered by Spectacu.la code.