Quantcast
Wednesday, March 10, 2010

Site Search

Malaysia Akan Menjadi Salah Satu Propinsi NKRI ???

Seperti yang kita tahu, Pemerintah Malaysia dan oknum warga negaranya sudah banyak melakukan klaim terhadap produk dan budaya Indonesia. Hal ini memicu kegeraman dari seluruh warga negara Indonesia. Kemudian munculah pernyataan kalau Malaysia Akan Menjadi Salah Satu Propinsi NKRI.

Saudara saudara ku se Bangsa dan se Tanah Air, Mulai hari ini mari kita tetapkan Malaysia sebagai Provinsi ke 34 dari NKRI… Kita sangat prihatin melihat keadaan Malaysia yg tidak mempunyai budaya dan seni leluhurnya… Kasihan kita menyaksikan upaya2 yg telah dilakukan oleh Malaysia agar dapat diterima menjadi bagian dari Indonesia… Mulai dari Batik, Lagu & tarian, bahkan pulau2 Indonesia di klaim sbg milik Malaysia… Oleh karena itu, sesuai dengan tagline iklan nya “Malaysia is trully Indonesia”, mari kita SELAMATKAN Malaysia dan kita kembalikan Malaysia kepangkuan Ibu Pertiwi… Maka mulai hari ini DPR akan merancang undang2 yg menjadikan Malaysia bagian dari Indonesia, dan sebagai Gubernur Malaysia akan kita calonkan, Manohara !!

Terima kasih

Silahkan tertawa sejenak membaca note diatas, atau sekedar tersenyum geli. Begitulah keadaannya. Mas Panca Pria Budi teman saya di facebook berhasil menuliskannya sebagai tanda KEGERAMAN akan ulah MALAYSIA yang semakin hari semakin menjadi ingin mengklaim berbagai produk budaya Indonesia.

Tentu, sebagai salah satu warga negara Indonesia sayapun ikut geram dengan ulah Negeri Jiran yang satu itu. Kuping ini rasanya panas mendengar makin hari daftar yang di klaim sebagai miliknya semakin banyak.

Daftar di bawah ini adalah produk atau budaya kita yang di kalim oleh negara lain, kebanyakan oleh pemerintah Malaysia beserta oknumnya.

  • Batik dari Jawa oleh Adidas
  • Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
  • Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
  • Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
  • Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
  • Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
  • Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
  • Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
  • Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
  • Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
  • Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
  • Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
  • Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
  • Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
  • Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
  • Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
  • Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
  • Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
  • Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
  • Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
  • Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
  • Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
  • Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
  • Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
  • Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
  • Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
  • Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
  • Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
  • Kain Ulos oleh Malaysia
  • Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
  • Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
  • Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia

(SUMBER DARI : GERAKAN PENYELAMATAN BUDAYA NUSANTARA) – dalam blog Mas Panca Pria Budi.

Banyak nian. Rupa-rupanya produk dan budaya asli kita dipakai dan dinikmati. Kemudian dipoles sedemikian rupa sehingga mempunyai nilai yang jauh lebih tinggi. Setelah itu dipatenkan dan dikomersilkan. Pada akhirnya diklaim kalau semua itu adalah milik mereka.

Gimana ini? Pemerintah kita apa tinggal diam? Dengar dari berita sih pemerintah kita jor-joran memberi peringatan, khusunya pada pemerintah Malaysia yang paling banyak mengklaim. Namun seperti apa yang diberitakan di media, perundingan selalu terganjal dan buntu. Ujung-ujungnya meminta bantuan mahkamah internasional.

Mari kita doakan supaya pemerintah kita mempunyai taring dimata internasional. Tentu, merekapun (pemerintah kita) harus extra waspada tentang semua ancaman yang akan mengganggu NKRI.

Untuk jemaah blogger sekalian, saya pernah membaca sebuah thread di politikana, kenapa engga kita adakan kontes SEO yang bertemakan kalau semua produk dan budaya dalam daftar diatas adalah milik Indonesia. Penyelenggaranya tentu pemerintah kita. Taruhlah hadiah totalnya 100 jeti, siapa coba yang ga akan ambil bagian :) . Efek sampingnya tentu akan luar biasa, melalui “dunia maya” masyarakat seluruh dunia akan tahu kalau Indonesia adalah PEMILIK SAH. (cuma opini saja)

Akhirul kalam, walaupun Indonesia sedang dizolimi oleh Malaysia, tetaplah kita berpikir bijak. Malaysia melakukan hal demikian mungkin karena keteledoran kita yang tak “pedulian” pada aset sendiri. Kini Indonesia sedang terusik, boboknya terganggu karena dikelitik oleh negeri Pak Cik. Apa yang kita harus lakukan?… Tentunya Malaysia sebagai salah satu propinsi di NKRI hanyalah sebuah lelucon belaka.

Bagikan artikel ini :
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Bookmarks
  • LinkedIn
  • MySpace
  • PDF
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Add to favorites
  • Live
  • RSS
  • Scoopeo

Tulisan Terkini :


Comments
  • ganyang malaysia

    malaysia emang malingsia ya .. hajar gan .. serang !!!!

    bajigur pisan .. jangan jangan bajigur akan diklaim juga oleh malaysia

  • malaysia nih ngajak becanda apa gimana yah? kita gelitikin nyok blogger malesia? kita warez semua produk digital mereka! kita sebar cuma2! sukur2 kalo ada sponsor, yang donlot di kasih duit! he..

    ato mau pulaunya aja yang kita warezin? :lol: kecil koq! 30% orang Indonesia aja turun tangan udah beres dia! senjata tentara mereka gak canggih2 amat koq! blom tau dia indonesia kalo maen asal sosor!

    kasih napas aja dulu! ntar kalo udah mentok baru mobil runcing (dulu bambu, masa sekarang bambu lagi? kemajuan dunk…) turun tangan.

    cuman kita juga gak beres sih sebenernya! bukan 100% salah mereka koq! tapi kalo 100% DOSA mereka itu bener! 1000.000.000% malah!

  • mas febri sabar, sebab ada bloger sahabat kita yang orang sana. berbeda masalahnya. aku setuju bila malaysia bergabung dengan indonesia. bisa jadi negara kita tambah maju

  • Kayaknya nyang paling cocok pernyataan mas Cas itu mas, Propinsi Malingsia. Gubernure aku nyalon mas Casrudi wae ah :lol:

    Muga-muga blog ini dan milikku nggak diklaim ya :D

    _______
    @ Apa nya yang diharapkan dari blog ini?… :) Nilainya masih tinggian tempe dan sambal nanas…

  • kegemesan yang sama saya rasakan Kang Cas. Sudah tidak punya kata-kata yang baik lagi untuk komentar tentang Malaysia ini. Mugi tiasa ngamaklum Kang. Hatur nuhun.

  • ho…ho…kita boleh juga dong ge-er, berarti demikian hebatnya negeri ini, sampai2 negeri jiran ingin sekali memiliki apa2 yg kita miliki.
    Namun, jangan hanya terlena dgn keistimewaan kita saja, perlu ada tindakan tegas utk melindungi ”kekayaan pribadi” negeri ini.
    Salam.

  • mari kita jaga dan lestarikan budaya bangsa kita, sekarang ini bagaimana pemerintah dan para wakil rakyat untuk menyelesaikan masalah tersebut, semoga dapat menyelesaikan nya dengan baik-baik

  • Wah.. keterlaluan banget.. sekalian aja semua diambil… harus sabar n lebih aware lagi sebagai warganegara Indonesia..
    salam kenal..

  • Malaysia …… oh …….. Malaysia………..
    Manohara…….. oh …….. Manohara………..
    untuk Negeriku Indonesia buruan “Suarakan Suaramu dan Perlihatkan Taringmu!” ;)

  • Untuk jemaah blogger sekalian, saya pernah membaca sebuah thread di politikana, kenapa engga kita adakan kontes SEO yang bertemakan kalau semua produk dan budaya dalam daftar diatas adalah milik Indonesia. Penyelenggaranya tentu pemerintah kita. Taruhlah hadiah totalnya 100 jeti, siapa coba yang ga akan ambil bagian :) . Efek sampingnya tentu akan luar biasa, melalui “dunia maya” masyarakat seluruh dunia akan tahu kalau Indonesia adalah PEMILIK SAH. (cuma opini saja)

    ——
    ide keren. pasti banyak nyang ikut. apalagi klo dibikin bilingual. masing2 dihargai 50 jeti aja. biar bisa dibaca orang luar juga.

  • haha ternyata indonesia boleh juga ..
    selaginya dirugikan langsung tancap buat ngejadiin malaysia NKRI ..
    mantaaablah kalo ini .. dukun sepenuhnya hahaha
    btw themenya ganti ya mas ;)

  • 1. Met buka shaum n met sahur ntar
    2. Blog nya terus berbenah … hebring pisan
    3. Indo Vs Malaya , ini teori konplik .. output nasionalisme bangsa Indo ..

  • satu lagie … kangen ama kang dede uy :(

  • Betul skali kang, kita jangan terpancing sama keadaan. Bulan yang penuh berkah ini mari kita tetap bijaksana menyikapi masalah ini.
    Mudah2an pemerintah bisa segera mengatasinya.

  • wkwkwkw
    ketawa dulu…..

  • [...] membaca banyak pendapat sahabat, diantaranya Kang Noe, Kang Casrudi dan artikel yang mendorong untuk instorpeksi dari GusKar, saya sendiri cukup terhanyut dan [...]

  • itu maklumatnya keren juga :-)
    ayo kita bertindak mulai dari diri sendiri.
    kita pantangkan diri kita memakai produk malaysia.
    satu cara yang simpel dan cukup membantu membatasi ruang gerak tangan ekonomi maling di sini.

  • harusnya ini jadi otokritik utk kita…..kenapa sih kita mencak2 ketika reog diklaim malaysia….padahal anak2 muda sekarang mendingan dugem ama musik rock ketimbang gamelan jawa/sunda….bisa jadi kita penemu gamelan tapi mereka lah pewarisnya…maka dari itu kita tidak hanya teriak2 mencak2 sambil demo bakar2an tapi yg demo itu ndak pernah melestarikannya….kalo kita gak mau budaya kita diakui oleh asing maka mulai saat ini juga kita bertekad utk melestarikan budaya kita…..dan dimulai dari nulis2 tentang budaya di blog lah…heheheheh

  • ika

    malingsial emang jahanam.. eneg gw sama negara satu itu.. di ganyang aja gimana? terus situs2 pemerintah malingsia di hack ajah..hehe

  • Malaysia = malingsia?…
    Peace ah…

  • Begitu Malaysia mengklaim presiden SBY dan mengklaim pancasila dan simbol2 negara lainnya, maka resmilah Malaysia menjadi propinsi ke 34 :)

  • Ternyta banyak budaya kita yang menarik dan memiliki nilai tinggi sehingga negara tetangga pun ikut berburu..mungkin mereka ingin bisa sejajar dengan Indonesia sehingga harus bisa memiliki apa yg seharusnya jadi milik Indonesia..

  • Coba klo aku yang jadi petinggi negara ini, dah pasti langsung di “gerus” tuh malaysia.. Biar TAHU rasa kalo di Kuningan tuh ada “hucap”.. hix.. hix..
    Salam dari penunggu gunung Ciremai..

  • Haha… Malaysia… Hancurkan…

  • Saya ucapkan selamat bergabung dgn NKRI kepada malesia….

    btw…blog ini sudah kucantolkan di blog temanku

  • eh…mangsutnya di blogku
    terima kasihatas pertemanannya mas..

  • kita ga perlu menghujat malaysia bro, kita perlu langkah nyata untuk menunjukan bahwa kita bukan kelas indon (kelas miskin). salah satunya GA USAH BELI PRODUK PRODUK MALAYSIA. PRODUK/JASA APAPUN DARI MALAYSIA. KITA SEBISA MUNGKIN MENGGUNAKAN PRODUKSI ASLI DALAM NEGERI…..
    salam perjuangan

  • hehehe

    ketawalah bos

    bagus2!!!!cuman ada satu hal yang saya sayangkan kenapa dunia luar tahu budaya2 kita dari promosin orang malaysia,,,

    kemana indonesia, klaim??

    ok klaim sya setuju toh itu budaya asli kita!!!

    TOLONG PROMOSI BUDAYA INDONESIA DI LUAR DIBENAHIN DAN LEBIH MENINGKAT LAGI…

    OK BOS HEHEHEEHE

  • [...] Negara yang warganya punya toleransi tinggi. Saking tingginya belakangan baru tersadar ada banyak aset negeri yang diincar tetangga. Pastikan hal itu tak akan terjadi lagi jika kita satu padan dalam berprinsip [...]

Leave a Comment

Threaded commenting powered by Spectacu.la code.