Angkat Topi Untuk Pengarang Buku
Pernah mengidolakan pengarang buku? Berharap menorehkan tanda tangan dibuku karangannya yang kita beli? Awalnya saya tak terlalu memikirkan hal itu, toh beli buku bukan bermaksud untuk mengenali lebih jauh sisi pengarangnya, tapi manfaat yang bisa diambil dari isi buku.
Macam novel yang saya baca biasanya buah karya pengarang luar seperti Sidney Sheldon, Agatha Christie, atau belakangan saya membaca novel karya sastrawan inspiratif kelahiran Brazil – Paulo Coelho. Dari dalam negeri saya turut membaca karya2 Helvi Tiana Rosa, Mira W, dan dulu ada novel “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” yang sangat saya sukai sampai sekarang. Buah karya dari Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih terkenal dengan panggilan HAMKA yang juga menulis roman populer “Dibawah Lindungan Ka’bah”. Kesimpulannya banyak novel, banyak cerita, dan yang pasti banyak pengarang yang saya idolakan. Tapi TIDAK untuk berharap lebih sampai mengejar-ngejar untuk meminta tanda tangannya. Kalaupun ada acara jumpa fans atau bedah buku dari sang pengarang rasanya malas.
Belakangan baru “ngeh” ternyata ada sentuhan magis ketika si pengarang buku datang menyapa, aneh bin ajaib terasa sekali buku yang dibeli serasa memiliki harga yang berlipat ganda dari harga aslinya.
Ah masa sih?… Saya bilang iya, buktinya buku yang saya beli tempo hari bahkan sempat saya pamerin disini diaminin sama pengarangnya, Mas Duwi Priyatno.
Mungkin belum banyak yang tahu, Mas Duwi ini salah seorang seorang pengarang buku tentang virus komputer dan internet. Dari sekian banyak buku yang nyangkut di rak Gramedia atau Gunung Agung bisa dipastikan ada beberapa buku yang disana tertera pengarangnya Duwi Priyatno. Pada sidebar blognya dapat diketahui bahwa beliau lulusan S1 Universitas Wangsa Manggala Yogyakarta (sekarang Universitas Mercu Buana Yogyakarta), fakultas ekonomi, jurusan akuntansi tahun 2000 dan lulus 2004 silam.
Dan berkat blog sekali lagi saya temukan manfaat darinya. Sebenarnya bukan blog saja, lebih tepatnya internet. Dunia rasanya semakin menyempit ketika kita dengan mudahnya berinteraksi dengan sang idola. Mas Duwi bukan idola saya, tapi setidaknya saya mempunyai kebanggan telah “disentuh” oleh seorang pengarang buku. Dalam benak saya, terlepas ia terkenal atau tidak, seorang pengarang buku adalah orang yang telah berjasa dalam upaya mencerdaskan sesama. Untuk itu, saya angkat topi untuk semua pengarang buku Indonesia, semoga semakin produktif dan ikhlas dalam berkarya. (Amin). Ayo tunjukan pada dunia kalau Indonesia bukan bangsa yang bodoh dan mudah dibodohi.
PS : Semoga ada manfaatnya, Mas Duwi bertitip pesan untuk saya, tapi ada baiknya saya share disini.
Perkenalkan nama Saya Duwi Priyatno. Saya adalah penulis buku ‘Teknik Menghabisi Virus Ganas di Komputer’. Saya haturkan terima kasih karena telah membeli buku saya dan semoga bisa bermanfaat walaupun Anda belum menceritakan apakah buku saya bermanfaat atau justru mengecewakan.
Membaca pengalaman Anda dimana komputer kantor yang terkena virus kemudian diinstal ulang sampai data-data penting Anda banyak yang hilang. Jika data anda banyak yang hilang karena hardisk telah diformat atau dipartisi jangan kawatir, gunakan saja tool recovery data, yang handal saya rekomendasikan yaitu :
1. Get Data Back (FAT/NTFS)download di http://www.runtime.org
2. Easy Recovery Professional (download di http://www.ontrackdatarecovery.com/data-recovery-downloads/)Kedua program tersebut mampu mengembalikan data-data yang telah hilang karena hardisk telah terformat dan diinstal ulang, bahkan data 2 tahun yang lalu juga ikut muncul padahal hardisk sudah saya instal ulang windows 3 kali.
Sedangkan untuk komputer agar aman dari virus, lebih baik instal deep freeze versi 6 di drive C dan matikan fungsi autorun pada windows, dan saya rekomendasikan gunakan antivirus SMADAV (buatan Indoensia, dapat didownload gratis di internet. Karena terbukti saat saya coba beberapa antivirus untuk membasmi virus ganas heuristic yang nyerang seluruh file pada flashdisk, ternyata hanya antivirus ini yang mampu mengembalikan data dengan baik.
Jika ada pertanyaan maka kirim saja ke email saya.



Saya setuju sekali Kang Cas.
Bahwa pengarang buku adalah seseorang yg hebat dan patut dkagumi,
karena dgn bersusah payah berusaha utk membagikan ilmunya pada pembaca dengan bahasa yg mudah utk dipahami, agar pesan yg coba disampaikannya melalui buku sampai pd pembaca persis seperti apa yg diinginkan,
pastinya hal itu tidak mudah.
Salam.
Halo Kang Cas.
Kalau saya punya teman bukan lagi pengarang buku, melainkan wartawan dan redaktur majalah-majalah islam. Senang sekali berteman dengannya, karena banyak ilmu yang bisa saya selami dari beliau, bahkan beliau sempat menjadi “guru ngaji” saya. Beliau adalah Oleh Solihin pengarang buku salah satunya “Jangan jadi bebek”. Menjadi penulis tidak mudah akan tetapi lewat blogging inilah saya mencoba belajar memulainya…… Salam…
hapunten nembe mampir. Iyeu si kompi rada ngadat dari kemarin. Firefox dan IE rusak, gak muncul mungkin saya harus membaca bukunya Mas Duwi.
Memang ada kebanggaan tersendiri jika anggaplah kita konsumen pembeli buku ditanggapi oleh si pengarang. Saya pernah mengalami hal yang sama ketika saya mencoba berkomunikasi dengan Mas Lutvi pengarang buku SEO yang bukunya saya beli beberapa bulan yang lalu. Belakangan jadi bersaing di kontes he he lutviavandidotcom.
Yang keduanya ada kebanggaan juga adik saya menjadi pengarang buku english for law (ngiringpromosidotnet).
Apa yang Kang Casrudi rasakan benar adanya dan saya pernah merasakannya.
Hatur nuhun Kang.
setuju sekali sobat, tanpa ada pengarang buku mana mungkin kita bisa belajar lebih banyak tentang kehidupan, pengetahuan dll
salam sukses
Pastinya pengarang buku adalah seorang periset yang mumpuni, saya aja udah kelabakan meriset untuk satu artikel blog apalagi ini yang satu buku. Angkat topi buat para pengarang buku! Jangan surut hanya karena royaltinya kecil, rejeki dan penghargaan pasti mengikuti anda.
Seneng dong bisa ketemu idola.. sayang ditempatku tidak pernah ada penulis yang mampir jadi deh gak punya kesempetan “jumpa fans”.. Kapan2 nitip ya…
Dilihat dari daftar bacaan yang luas, HAMKA, SS, AC, dan juga PC, yang beberapa bahkan belom sempat saya baca, hmmmm, bisa dipastikan Mas Casrudi berwawasan luas.
Hmmm, Mas Duwi lulusan ekonomi tapi ngarang tentang virus ya? Mantep!
kunjungan siang hari sambil baca² di blog ini…
blognya informatif banget kang..
salam, ^_^
semoga akan semakin byk pengarang buku yg berkualitas ya kang…amin
kunjungan perdana,,,salam kenal dan salam silaturrahmi…
baca²nya nanti aja di rumah yah…
tapi aku lebih suka sama pengarang ebook….
apalagi yang gratisan,xixixi
mampir bang ada kenang-kenangan dari saya
Setuju Kang Cas,
Pengarang buku dan juga ebook adalah orang-orang yang hebat karena sudah memberikan ilmu.
Kalau buku adalah gudang ilmu, maka pengarang buku adalah pembuat gudang ilmu…
saya masih terkagum kagum sama dua tiga pengarang sob
Freddy Siswanto, Bastian Tito dan Eny Arrow
hhihihi…
Kenangan masa remaja…
ya beneran atuh bang… monggo dicari nama domainnya, jangan lupa untuk ngecek dulu masih tersedia apa engga…. nanti kalau udah ketemu komen aja entar ane langsung tak beli dan push ke abang…
thanks mas casrudi, telah memasang taut blog saya di blog ini, thanks juga kepada Mr. Batavusqu yang dengan kegigihannya senantiasa menjalin persaudaraan dan mempertautkan sesama bloger indonesia… salam sukses…
sedj
mantep… saya jadi pengen ketemu penulis idola saya nih
berkunjung saja
malam malam menyapa sahabat
,
salam,
angkat topi buat pengarang buku,,
saya juga turut angkat topi…
tanpa mereka… dunia sepi heheee
setuju. angkat topi dah untuk pengarang buku. keren bro. buku2 bacaanmu mantabz juga. klo aq mah biasanya cuma baca sedikit2. maklum, cuma pinjam di perpustakaan. dlu aq suka ma filsafat. tapi sekarang udah agak lama tak bersentuhan dengan filsafat.
pernah bercita2 jadi sastrawan, tapi bayi penyair dalam diri ini tetaplah bayi. tak tumbuh kembang.
penulis2 itu, dari semua buku yang pernah saya baca, minimal menyumbang pengetahuan yang berharga bagi saya. walopun mungkin cuma satu kata.
hmmm, kapan ya bisa menerbitkan buku ‘It’s Not a Legend! -70 jt per bulann?-’
wkwkwkwkwkwk
Assalamu’alaikum wr.wb
Sruuuuput kopi di pagi hari
Silaturahmi eratkan hati
Saling berkunjung rasa tersanjung
Kalo mengeluh rejeki menjauh
Keluh kesah membuat susah
Sruuuput kopi di pagi hari
Lihat mentari senanglah hati
Mencari rizki ikhtiar diri
Mencari Ilmu bekal mengabdi
Sruuuput kopi di pagi hari
Maknyooos bisa nyeroscos
Sok sanaos ngan ukur waos
Nyarios modal pribados teu sawios dianggap bodooos
*Pagi jelang siang .. menantang sampe petang*
SEMANGAAAAAAAAAT
uh senengnya….
internet memang membuat kehidupan jadi lebih instan
halo mas casrudi.. gila kangen banget gue sama blog ini hahah.
Maap mas baru bisa mengunjungi lagi, soalnya lg diluar kota dan mau tau?? koneksi inet di sini emank bner2 bisa bikin botak.
just want to say hi actually… hehehe
wah enak dong mas
serasa ketemu ama idola
hehehe…
seneng dunkz ketemuan ama pengarangnya
wah pengarangnya kayaknya kuliah salah jurusan. Anak ekonom tapi bahasnya virus
wah belum kenal mas ma Mas Duwi nya….tp boleh ya, ngambil yang di reverensikannya… hehehehe..
bener kang ..
membuat buku itu tidak semudah membuat artikel. Kita harus pikirkan alur dan keteraturan isi dari awal hingga akhir. Apalagi jika buku tentang iptek akan lebih sulit menerjemahkan bahasa teknologi supaya mudah dicerna pembaca…
Numpang nampang mas, biar dapet tanda tanyanya pengarang buku itu
Untuk masalah pembasmi semua virus di kompi, saya yakin tidak ada dan tidak akan pernah ada antivirus itu mas.
Gampangnya: Virus itu anggaplah penyakit. Banyak virus berarti jenis penyakitnya juga banyak. Anti virus itu obat. Bagaimana mungkin satu antivirus (satu obat) mampu mengobati banyak penyakit (virus)?
Tetapi terima kasih atas link nya mas
Beberapa karya Helvi Tiana Rosa sudah saya baca dan memang karangan dia sangat enak dibaca. Dia salah satu pengarang yang hebat menurut saya…
ada beberapa pengarang buku idola saya. ada kebanggaan saya
*ketika salah satu pengarang menyantumkan e-mail saya di halaman bukunya.
**tulisan saya yang mengulas bukunya dipublish di blognya.
***pernah saya kehabisan buku, saya pesan di penerbitnya. surprise bagi saya ternyata oleh penerbit dimintakan ke penulisnya, sy mendapatkan buku itu lengkap dengan tanda tangan dan catatan tangannya : ini buku terakhir saya
menulis buku bukanlah hal mudah…
butuh komitmen yang tidak dimiliki semua orang…
kapan ya saya bisa menulis buku?
nice post…
saam kenal mas…
Wah..senangnya bisa berkenalan dengan penulis buku…
Tapi memang ada yang berbeda jika kita bisa ‘bersentuhan’ langsung dengan seseorang yang menulis buku yang pernah kita baca
benar bro…walaupun harga bukunya tidak seberapa tapi nilai menjadi tinggi jika bisa bersentuhan langsung dengan sang penulis..salam kenal dari anak nongkrong
yup…hidup penulis!!! makanya skarang nie mangkal n demen banget ngeblog dikarenakan suatu sebab ingin mengasah ketrampilan di bidang tulis mnulis, cari n asah bakat tpendam…bgtulah kira2nya..^^
Assalamu’alaikum,
Kang, blog ini kan sudah banyak tulisannya. Kumpulkan saja tulisan yang sejenis, edit dan tawarkan ke penerbit untuk diterbitkan. Tulisan Chepy Hakim di Kompasiana kan sudah diterbitkan. Akang juga bisa dengan syarat jangan dimasukkan amplop kosong itu ya.
Okay, saya dukung. Insya Allah akan menajdi orang yang berjasa mencerdaskan kehidupan bangsa.
Terima kasih Kang.
Salam buat keluarga semua.
Wah, ketinggalan nih, baru kenal sama blog ini. Moga bisa jadi penulis juga mas casrudi…
Salam,
Casdira…
Menanggapi komentar dari mas Wandi Thok, Memang virus adalah penyakit bagi sebuah komputer. Banyak virus berarti jenis penyakitnya juga banyak. Anti virus itu obat. Bagaimana mungkin satu antivirus (satu obat) mampu mengobati banyak penyakit (virus)?
Ya antivirus itu seperti obat, tapi beda dengan obat dari dokter atau yang dijual-jual di apotek lho, karena obat dari dokter itu biasanya hanya untuk membasmi penyakit atau virus tertentu saja, penyakit atau virusnya lain ya obatnya juga lain, dan satu lagi obat dari dokter kiranya gak bisa di update tuh agar bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang baru muncul, mending ganti obat baru atau obat lainnya. beda donk dengan antivirus, kalo antivirus itu obat yang dibuat agar dapat digunakan untuk menyembuhkan atau membasmi penyakit-penyakit di komputer dalam jumlah yang banyak dan berjenis-jenis virus. database antivirus dapat mendaftar signaturu virus yang berbeda-beda dalam jumlah ribuan bahkan jutaan virus, nah setiap muncul informasi virus-virus baru yang telah bergentayangan, maka pembuat antivirus akan menambahkah update signature kode virus,oleh karena itu antivirus harus di update agar virus-virus baru dapat dideteksi dan dibasmi. Nah apakah obat dari dokter yang hanya mampu menangani 1 penyakit atau beberapa penyakit bisa diupdate agar dapat meyembuhkan penyakit-penyakit baru yang bermunculan??? Jika satu merek obat misal Bodrex, dari dulu yang namanya Bodrex untuk membasmi sakit kepala, walaupun sampai sekarang selalu diperbaiki kemasannya, atau mungkin kandungannya tapi tetap gak bisa untuk nambah nyembuhin sakit lainnya, dan gak ada Bodrex veri 1, versi 2 dan lainnya atau Bodrex update last 1 Oktober 2009, dll. Beda dengan antivirus pastinya selalu muncul versi atau update yang lebih baru misal PCMAV 2.0, PCMAV 2.1 SMADAV versi 6, SMADAV versi 7 dll.nah setiap versi atau update yang berbeda anda dapat mengecek pastinya daftar virus signature nya akan bertambah banyak, misal PCMAV versi 2.1 menambahkan 71 daftar virus baru dan total daftar signature virus ada sekitar 2900 an virus, jadi PCMAV dapat menangani sekitar 2900an jenis penyakit yang ada di komputer. kiranya menginstal banyak antivirus hanya akan memperlambat kinerja sistem saja. karena 1 antivirus kiranya sudah cukup jika saja selalu diupdate rutin agar tidak ketinggalan virus-virus baru.Terima kasih…
Saya ucapkan terima kasih mas telah menulis artikel ‘Angkat Topi untuk pengarang Buku’, tapi saya masih jauh dari kata hebat dan terkenal lho… saya hobi komputer sejak masih SMP waktu itu kompi masih pake sistem operasi DOS yang lebih rumit pemakaiannya, gak tahu kenapa waktu kuliah ngambil ekonomi akuntansi, mungkin karena saya juga hobi sama itung-itungan akuntansi, dan saya juga ada 3 buku yang telah terbit tentang akuntansi yaitu ‘MYOB Accounting, ’3 jam selesaikan laporan keuangan’, dan ‘Ms Office Accounting’. Blog anda ternyata bagus mas, penuh dengan artikel-artikel menarik, dan saya pasang link alamt blog anda di blog saya juga agar teman-teman saya dapat blogwalking ke blog anda dari blog saya (he he tapi blog saya masih sepi pengunjung lho. sekali lagi saya ucapkan terima kasih telah membahas buku saya.
Woww…..bener juga tuh yang di bilangin…
Minta tanda tangan juga donk….