Quantcast
Saturday, March 13, 2010

Site Search

Archive for October, 2009

Membasmi Virus Komputer

Artike ini sekedar update ringan saja tentang bagaimana membasmi virus di komputer. Mudah2an bermanfaat karena info ini langsung diberikan oleh pengarang buku anti virus yang beredar di toko buku ternama.

Di artikel tentang Pengarang Buku yang beberapa waktu lalu saya posting terselip komentar yang disampaikan langsung oleh Mas Duwi, dimana Mas Duwi saya jadikan objek pembahasan dalam tulisan itu. Kebetulan beliau memberikan ilmunya bagaimana cara menghilangkan virus yang menjangkiti komputer. Baca lebih lanjut : Membasmi Virus Komputer

Tentang Patung Hiu Buaya, Monkasel, dan Tugu Pahlawan di Surabaya

Sekedar catatan ketika pergi ke Surabaya di bulan Maret lalu. Catatan ini juga pernah di publis di blog saya yang lama. Teman yang belum baca mungkin ada baiknya saya share kesan pertama berkunjung ke ibukota provinsi Jawa Timur itu. Bismillah.

Berangkat dari statsiun gambir pukul 09.30 WIB dengan  menaiki kereta Argo Bromo Anggrek tujuan Gambir – Pasar Turi. Sengaja saya memilih kereta Argo Bromo karena setelah membandingkan dengan jenis kereta lain yang sejurusan, seperti Gumarang dan Sembrani, Argo Bromo jauh lebih unggul.

Dengan rupiah sebesar 260,000 saya mendapatkan fasilitas minuman hangat, makan siang+air mineral, bantal, dan tentunya tumpangan yang alhamdulillah selamat sampai Pasar Turi pukul 20.00 WIB. Perjalanan sejauh 674 km itu terasa sekali melelahkan. Tetapi terbayar sudah saat kaki ini meginjak untuk pertama kalinya kota yang konon terkenal dengan insiden perobekan bendera belanda di hotel oranye oleh arek-arek berani mati. Baca lebih lanjut : Tentang Patung Hiu Buaya, Monkasel, dan Tugu Pahlawan di Surabaya

Mailing List | Menuju Indonesia Cerdas Mandiri Kreatif Bersama Word Smart Center

Menuju Indonesia Cerdas Mandiri Kreatif Bersama Word Smart Center

Meski secara wawasan saya masih “hijau” dan tak punya pengetahuan yang mumpuni untuk hal kenegaraan, pada posting yang lalu saya menyempatkan untuk urung rembug mengenai pancasila sebagai jati diri bangsa yang akhir-akhir ini nilai spiritualisme mulai memudar, hanya sebatas angan-angan, dan mulut belaka.

Sebagai langkah awal untuk bisa memulihkan kembali jati diri bangsa yang sejatinya adalah berprinsip yang berlandaskan, bermartabat, disegani warganya juga dunia, maka ada baiknya kita perbaharui diri sendiri terlebih dahulu, baru bangsa kemudian. (Urun rembug sumbangsih dari Mbaq Zee).

Tentunya memperbaharui diri sendiri itu bukan hal yang gampang, perlu komitmen yang kuat yang memang datang dari keinginan pribadi, bukan karena dipaksa si Anu atau si Ini. Salah satu kuncinya dengan banyak belajar, minimal membaca. Beruntung yang Baca lebih lanjut : Mailing List | Menuju Indonesia Cerdas Mandiri Kreatif Bersama Word Smart Center

Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia?

Garuda Pancasila

Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia… Jika pribadi perhatikan maka untuk sebagian kalangan merupakan sebuah kesimpulan, tapi sebagiannya lagi malah masih dalam tanda tanya.

Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia sudah merupakan kesimpulan jika dan hanya jika orang tersebut memahami betul arti sebuah PRINSIP. Prinsip merupakan pokok pangkal, landasan, sumber pertimbangan berkait dengan sebuah tindakan yang akan diambil.

Sebuah prinsip akan bersemayam dalam diri seseorang dan menjadi pola pikirnya. Perilakunya yang terlihat secara kasat mata adalah pengejewantahan dari sebuah gagasan yang mengandung nilai kebenaran. Karena pada dasarnya sebuah prinsip memiliki nilai kebenaran. Adapun prinsip yang pada akhirnya membinasakan orang bersangkutan, maka itu bukanlah prinsip tapi “kesimpulan pribadi yang menyesatkan”. Baca lebih lanjut : Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia?